Berita Samarinda Terkini
Tiga Hari Kritis, Korban Penikaman di Pasar Kedondong Samarinda Telah Sadar
Sebelumnya, Batosai menjadi korban pengeroyokan menggunakan senjata tajam (sajam) oleh kakak beradik di kawasan Pasar Kedondong.
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kritis selama tiga hari, Rizaldi alias Batosai (25) akhirnya siuman.
Sebelumnya, Batosai menjadi korban pengeroyokan menggunakan senjata tajam (sajam) oleh kakak beradik di kawasan Pasar Kedondong atau Jalan Slamet Riyadi, Gang 4, RT 11, Kelurahan Karang Asam Ilir, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda pada Senin (27/11) dini hari.
Tindakan brutal itu terekam jelas dalam rekaman CCTV yang sempat viral di media sosial.
Meski sempat terpojok, namun dengan segala upaya Batosai akhirnya berhasil meloloskan diri dari kebrutalan kakak beradik tersebut.
Baca juga: Polisi Beber Pelaku Uji Coba Penikaman di Tambang Ilegal Loa Kulu Kukar Pakai Sajam Mainan
Kepala Instalasi Hubungan Masyarakat (Humas) dan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD AW. Sjahranie Samarinda, dr. Arysia Andhina menjelaskan saat dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) kesadaran korban mulai menurun.
Ditemukan belasan bekas tusukan sajam di sekujur tubuh korban.
"Untung relawan dan warganya bagus, cepat membawa korban ke rumah sakit dan cepat mendapat pertolongan," kata Humas RSUD AWS yang akrab disapa dr. Sisi tersebut, Kamis (30/11).
Saat itu korban segera diberi penanganan operasi lalu dipindahkan ke ruang ICU.
Meski sempat koma, namun dikatakannya pertahanan diri korban terbilang bagus.
Sebab, banyak kasus korban dengan sejumlah luka tusukan sajam cukup sulit untuk bertahan.
"Kemungkinan tusukannya tidak kena organ-organ vital. Cuma kalau kemarin lambat dibawa, bisa berakibat fatal juga," ucapnya.
Saat ini Batosai dikatakan telah sadarkan diri dan dipindahkan ke ruang perawatan dengan kondisi stabil.
Sementara itu, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Sungai Kunjang Kompol Zainal Arifin mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut.
Baca juga: Terlibat Perkelahian, Seorang Remaja 14 Tahun Jadi Korban Penikaman Pelajar Seusianya di Samarinda
"Korban masih dirawat jadi belum bisa dimintai keterangan. Jadi keterangan masih dari pihak pelaku," ucapnya singkat.
Oleh sebab itu, belum diketahui latar belakang penyebab perkelahian menggunakan sajam tersebut.
Namun menurut pengakuan para pelaku yakni Sapri alias Konde (27) dan Saisal alias Saso (23) kepada pihak kepolisian, awalnya korban yang lebih dulu mendatangi kediaman kakak beradik itu dan menantang berkelahi menggunakan sajam pada Pukul 04.20 Wita.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20231130_Polsek-Sungai-Kunjang-Samarinda.jpg)