Natal dan Tahun baru
Tekan Inflasi Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemprov Kaltim Gelar Operasi Pasar
Tekan inflasi jelang Natal dan Tahun Baru, Pemprov Kaltim menggelar operasi pasar.
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar operasi pasar.
Operasi pasar itu digelar sebagai upaya menekan potensi lonjakan inflasi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Selain itu, juga mencegah terjadinya peningkatan inflasi yang signifikan selama musim liburan.
Operasi pasar menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah guna menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok.
Baca juga: Daftar BUMDes di Paser yang Raih Bantuan Modal Pemprov Kaltim, Dana Capai Rp1,2 Miliar
Langkah itu diambil untuk memastikan ketersediaan dan aksesibilitas barang konsumsi masyarakat.
"Bersama pemerintah kabupaten/kota, Bulog dan perusahaan, Pemprov Kaltim mengadakan operasi pasar untuk menekan kenaikan harga bahan pokok. Total ada 278 lokasi operasi pasar," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Kaltim Heni Purwaningsih, Minggu (17/12/2023).
Lanjut Heni, harga bahan pokok saat ini masih stabil meski masuk dalam kategori tinggi.
Kondisi itu terjadi akibat sejumlah faktor seperti el nino, ketersediaan pasokan daerah penghasil, hingga pengaruh harga bahan bakar minyak (BBM).
Faktor penyebab lainnya adalah kondisi global, termasuk konflik Ukraina-Rusia.
Tak hanya itu, Kaltim juga masih bergantung terhadap daerah penghasil lainnya untuk memasok sejumlah komoditas pangan.
"Kaltim hingga kini memiliki tingkat inflasi tinggi namun kategori menengah, cenderung kurang stabil karena bergantung dari daerah penghasil. Adapun untuk BBM, kebijakan pada 1 Oktober lalu di mana harga BBM non-subsidi yang mengalami peningkatan, membuat pantauan kami distributor harus mengantre BBM subsidi yang cukup panjang karena disparitasnya yang cukup tinggi dengan BBM subsidi," beber Heni.
Baca juga: Prajurit TNI Asal Kukar Gugur Dalam Tugas, Pj Gubernur Akmal Malik: Pemprov Kaltim Turut Berduka
Selain operasi pasar, sejumlah upaya lainnya sudah dilakukan Pemprov Kaltim.
Salah satunya memberikan subsidi angkutan kepada para distributor pemasok bahan pokok ke Kaltim.
Hal itu dikatakannya mampu menekan kenaikan harga.
Di sisi lain, pemprov dibantu Bulog juga menjalankan program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP).
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.