Berita Paser Terkini
Sukses Diterapkan di 5 SD, DKP Paser Bakal Kembali Gelorakan Program Genius Tahun Depan
Sukses diterapkan di 5 SD, DKP Paser bakal kembali gelorakan program Genius tahun depan.
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Pemenuhan pangan bergizi bagi generasi muda diperlukan sebagai salah satu upaya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang sehat, aktif dan produktif.
Selain itu, pemenuhan pangan bergizi bagi generasi muda juga sebagai upaya penanganan rawan pangan dan gizi.
Salah satu kelompok sasaran yang perlu memperoleh perhatian adalah anak usia sekolah yang pada tahun 2045 memasuki usia produktif.
Hal tersebut diungkapkan Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA), Nyoto Suwignyo saat pertama kali meluncurkan Gerakan Edukasi dan Pemberian Pangan Bergizi untuk Siswa (Genius) pada Agustus 2023.
Baca juga: Atasi Lonjakan Harga Bahan Pokok Jelang Nataru, DKP Paser Gelar Gerakan Pangan Murah Mulai Besok
Terkait hal tersebut, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Paser mendorong digencarkannya kegiatan Genius di daerah.
"Melalui pemberian kudapan pangan bergizi berbahan dasar sumber protein hewani berupa telur, susu dan protein hewani lainnya, yaitu ayam dan ikan, disertai dengan edukasi pangan dan gizi," jelas Kepala DKP Paser, Taharudin, Minggu (24/12/2023).
Tahun ini, pelaksanaan Genius dilakukan di 5 sekolah dasar (SD) yang ada di Tanah Grogot, yakni SD OO1, SD 020, SD 024, SD 035 dan SD 033.
Tercata ada 1.500 murid yang merasakan program Genius.
"Kami juga memberikan edukasi ke para pelajar dengan bekerjasama dengan dinas pendidikan dan kebudayaan, serta dinas kesehatan," tambahnya.
Baca juga: Pegawai DKP Paser Belajar Autentikasi hingga Penyelamatan Arsip Aset di ANRI
DKP Paser ke depannya akan memberikan pangan bergizi disertai edukasi pangan dan gizi yang dijadwalkan secara reguler dan tematik, termasuk internalisasi stop boros pangan kepada siswa.
Perpaduan pemberian pangan yang disertai edukasi dan internalisasi dinilai menjadi unsur penting dalam mendorong keberlanjutan kegiatan dan menumbuhkan kesadaran siswa dan orangtua sebagai wujud kewaspadaan pangan dan gizi.
"Kami sudah menyematkan penghargaan dan apresiasi dengan berbagai kategori kepada pihak yang terlibat dalam mencapai target Genius, tahun depan akan kami gelorakan kembali program Genius," tutup Taharudin. (*)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20231224_Kepala-Dinas-Ketahanan-Pangan-Kabupaten-Paser-Taharudin.jpg)