Sabtu, 13 Juni 2026

Berita Balikpapan Terkini

Skrining Kanker Serviks di Balikpapan Gratis, Andi Sri Juliarty Tetapkan Kuota Pasien per Hari

Layanan pemeriksaan skrining test human papillomavirus (HPV) DNA mulai dibuka Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
PENANGANAN KANKER SERVIKS - Kepala DKK Andi Sri Juliarty mengatakan layanan pemeriksaan skrining test human papillomavirus DNA mulai dibuka di Puskesmas atau Labkesda Balikpapan, Rabu (31/1/2024). Kuota skrining kanker servik gratis ini terbuka untuk umum. Namun dibatasi 15 kuota pasien per hari nya. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Layanan pemeriksaan skrining test human papillomavirus (HPV) DNA mulai dibuka Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.

Skrining test HPV DNA ini merupakan salah satu prosedure untuk mendeteksi dini virus kanker serviks. Adapun pemeriksaan melalui pengambilan spesimen urine dan alat PCR.

Kepala DKK Balikpapan, Andi Sri Juliarty, mengatakan kuota skrining kanker serviks gratis ini terbuka untuk umum. Namun dibatasi 15 kuota pasien per hari nya.

Dengan target skrining tahun 2024 ini sebanyak 14.000 orang, yang menyasar usia produktif.

Salah satu syaratnya antara lain perempuan yang berstatus sudah menikah, sedang tidak haid, serta KTP berdomisili Balikpapan.

Baca juga: 9 Cara Pencegahan Penularan Kanker Serviks, Salah Satunya Bisa Vaksinasi HPV

"Jadi silakan yang mau tes skrining (HPV DNA). Puskesmas membuka layanan kepada 15 pasien per hari," ujar Dio, sapaan akrabnya kepada TribunKaltim.co, Rabu (31/1/2024).

Pembatasan kuota dalam layanan ini, dipicu masih minimnya media penyimpanan sampel.

Lantaran penunjangan pemeriksanaan skrining test serviks yang masih mengandalkan alat mesin PCR.

"Karena kemampuan alat PCR nya kan sekali muter ada batasannya. Jadi seminggu hanya memeriksa 384 sampel," beber Dio.

Baca juga: Gejala Kanker Serviks Stadium Awal yang Sering Diabaikan, Ternyata Bisa Dilihat dari Punggung & Kaki

Jika tercatat temuan positif dalam pemeriksaan skrining test HPV ini, pasien harus dirujuk ke spesialis dengan pemeriksaan metode papsmear.

Hasil positif, pemeriksaan skrining test serviks itu menunjukkan bahwa ada virusnya, tapi positif dalam pemeriksaan tersebut belum pasti dia kanker.

ILUSTRASI Kanker serviks. Kanker serviks menempati peringkat kedua untuk jenis kanker yang paling banyak ditemui setelah kanker payudara. Departemen Obstetri dan Ginekologi FKKMK UGM membeberkan, kanker serviks sangat bisa dicegah.
ILUSTRASI Kanker serviks. Kanker serviks menempati peringkat kedua untuk jenis kanker yang paling banyak ditemui setelah kanker payudara. Departemen Obstetri dan Ginekologi FKKMK UGM membeberkan, kanker serviks sangat bisa dicegah. (istock)

"Maka harus dirujuk ke spesialis untuk menentukan apakah benar ada kanker atau tidak," pungkasnya.

Sekadar informasi, layanan pemeriksaan skrining test HPV ini baru mulai efektif berjalan pada Januari 2024.

Kegiatan ini nantinya diseragamkan dengan peresmian perayaan Hari Kesehatan Nasional.

(*) 

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
Live
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved