Rabu, 15 April 2026

HUT Balikpapan 2024

Inilah Arti Lambang Daerah dan Motto Kota Balikpapan

Menjelang hari ulang tahun kota Balikpapan yang ke-127, simak arti lambang dan motto Daerah Kota Balikpapan.

Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Nisa Zakiyah
Tribun Kaltim
HUT BALIKPAPAN 2024 - Simak inilah arti lambang daerah dan motto Kota Balikpapan. (1/2/24) 

TRIBUNKALTIM.CO - Menjelang hari ulang tahun kota Balikpapan yang ke-127, simak arti lambang dan motto Daerah Kota Balikpapan.

Peraturan tentang Lambang Daerah Kota Balikpapan untuk pertama kali ditetapkan pada tahun 1970.

Penetapan Lambang Daerah Kota Balikpapan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kotamadya Balikpapan No. 01/P.D.19 - 70 tanggal 19 Januari 1970 tentang Lambang Daerah Kotamadya Balikpapan.

Kota Balikpapan sendiri tidak bisa dipisahkan dengan Minyak. Lebih tepatnya dengan sumur minyak Mathilda, sumur pengeboran perdana pada tanggal 10 Februari 1897 di kaki gunung Komendur di sisi timur Teluk Balikpapan.

Baca juga: Otorita Akui Belum Ada Realisasi Investor Asing di IKN Nusantara, OIKN Terima 350 Letter of Intent

Penamaan sumur minyak ini berasal dari nama anak JH Menten dari JH Menten dan Firma Samuel & Co sebagai pemenang hak konsesi pengeboran di yang ditunjuk pemerintah Hindia Belanda yang telah mengontrak Balikpapan dari Kesultanan Kutai.

Di awal tahun 1900-an bertambahnya jumlah penemuan dan pengeboran minyak di Balikpapan telah membawa pendatang dalam jumlah besar ke Balikpapan.

Pendatang ini kebanyakan adalah orang Cina dan para pekerja pengeboran yang rata-rata berasal dari jawa dan berbagai daerah lainnya seperti India.

Pekerja dari Cina dan India inilah yang menjadi cikal bakal penghuni desa di Tukung (Klandasan) dan Jumpi (Kampung Baru) yang merupakan asal usul sebagian besar warga Balikpapan.

Selain itu keberadaan minyak, yaitu minyak tanah atau "lantung", juga mengundang semakin besarnya jumlah pedagang yang datang dari daerah Kerajaan Banjar di Banjarmasin dan Bone di Sulawesi Selatan untuk berdagang dan singgah di Balikpapan.

Seiring dengan berkembangnya waktu Balikpapan telah berkembang menjadi "Kota Minyak" dengan besarnya produksi minyak yang dihasilkan yang mencapai 86 juta barrel per tahun.

Perkembangan industri minyak inilah yang telah membangun Balikpapan menjadi kota industri.

Namun, saat ini Balikpapan tidak lagi menjadi Kota Minyak yang berorientasi pada pengeboran melainkan pada jasa pengolahan minyak yang telah mengolah minyak mentah dari sekitar Balikpapan, yaitu Sepinggan, Handil, Bekapai, Sanga-sanga, Tarakan, Bunyu dan Tanjung serta minyak mentah yang diimpor dari negara lain.

Lambang Kota Balikpapan adalah simbol resmi yang mencerminkan identitas dan karakteristik kota tersebut.

Baca juga: Gramedia Rayakan Ulang Tahun Ke-54 dengan Semangat Literasi dan Kolaborasi

Berikut adalah deskripsi dari Lambang Kota Balikpapan:

1. Kata-kata KOTA BALIKPAPAN dengan warna kuning emas dasar pita merah berpinggir kuning emas
Artinya: "Kota Balikpapan berbudi luhur".

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved