Senin, 15 Juni 2026

Penemuan Granat Nanas di Palaran

Penemuan Granat di Bantuas Samarinda Sudah Kali Kedua Terjadi

Penemuan granat di area perkebunan warga di Jalan Al Hasani, RT 05, Kelurahan Bantuas, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Kamis (1/2/2024)

Tayang:
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
GRANAT AKTIF - Perkebunan warga yang menjadi lokasi penemuan granat aktif di Bantuas Samarinda, Kamis (1/2/2024). Pada bagian belakang kebun terlihat hutan yang dipenuhi pohon bakung dan keledang yang tidak tersentuh.TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Penemuan granat di area perkebunan warga di Jalan Al Hasani, RT 05, Kelurahan Bantuas, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Kamis (1/2/2024) rupanya bukan kali pertama terjadi.

Hal itu diungkapkan Ketua RT 05, Mustamat, saat dijumpai Tribunkaltim.co di lokasi penemuan granat nanas tersebut.

Ia mengingat, puluhan tahun lalu bom sejenis pernah ditemukan juga di wilayah RT 05 tepatnya pada 1993 silam.

Bedanya kala itu granat yang ditemukan masih mulus namun sudah tidak aktif lagi.

"Lokasi ditemukannya sama. Di kebun warga juga. Cuma waktu itu tidak ditangani Gegana karena sudah tidak aktif," kenangnya.

Ia menjelaskan selain perkebunan, wilayah RT 05 sebagian besar masih merupakan hutan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Granat Nanas Aktif Ditemukan di Perkebunan Warga Palaran Samarinda

Baca juga: Lubang Persembunyian Pasukan Ukraina Jadi Kuburan Usai Dihujani Granat Rusia

Ia mengingat, dulunya saat sudah tidak lagi perang, prajurit Jepang sempat membuka lahan kebun di hutan yang sempat menjadi tempat persembunyian tersebut.

"Mungkin karena itu ada beberapa granat ditemukan. Bagian belakang kebun warga juga masih banyak hutan tak tersentuh. Mungkin di situ juga masih ada granat," ucapnya.

Sementara itu, Babinsa Bantuas Serka M. Hafid juga menambahkan wilayah Bantuas merupakan kelurahan di Kecamatan Palaran dengan area terluas.

Meski begitu warganya masih terbilang sangat sedikit yakni hanya 4.088 jiwa.

Di area tersebut memang masih didominasi hutan yang sebagian besar jarang tersentuh warga.

Bahkan ungkapnya, di sana terdapat terowongan tanah yang tidak pernah terungkap terhubung ke mana saja.

"Pernah ada yang ke sana (terowongan) tapi orangnya tidak pernah kembali. Makanya tidak ada lagi yang berani ke sana. Tidak tahu apa yang ada di sana," singkat Serka M. Hafid. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved