Penemuan Granat Nanas di Palaran

Pemilik Mengira Granat yang Ditemukan di Kebunnya adalah Singkong hingga Besi Tua

Berbekal parang panjang ia mulai menebas semak belukar yang mulai menutupi tanah berukuran panjang 68 dan lebar 20 meter miliknya itu

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
DIEVAKUASI - Personel polisi saat melakukan evaluasi granat aktif di Palaran Samarinda, Kamis (1/2/2024).TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Waktu menunjukan Pukul 09.00 Wita saat Samlan (41), salah seorang warga di Jalan Al Hasani, RT 05, Kelurahan Bantuas, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda hendak membersihkan tanah miliknya yang berada tepat di belakang rumah.

Berbekal parang panjang ia mulai menebas semak belukar yang mulai menutupi tanah berukuran panjang 68 dan lebar 20 meter miliknya itu.

Memang sejak dibeli pada 2005 lalu tanah yang hendak ditanami umbi-umbian tersebut sangat jarang ia siangi.

Sedikit demi sedikit semak belukar yang menutupi tanah kosong itu selesai ia tebas.

Baca juga: Granat Aktif yang Ditemukan di Perkebunan Warga Palaran Kini di Batalyion B Samarinda Seberang

Baca juga: Penemuan Granat di Bantuas Samarinda Sudah Kali Kedua Terjadi

Namun saat tiba di area tengah, tebasan parangnya mengenai suatu benda yang menimbulkan bunyi keras seperti hantaman besi.

Samlan bergegas memeriksa dan mendapati suatu benda bulat berbentuk seperti bulat yang ia kira singkong.

"Tapi kan suaranya keras, jelas bukan singkong. Tapi mau dibilang batu juga bukan. Karena seperti suara besi," jelasnya kepada Tribunkaltim.co di lokasi penemuan.

Benda asing itu berada di permukaan tanah dan tertutup dedaunan yang gugur dari pohon bakung dan keledang.

Dirinya pun memeriksa secara saksama dan mendapati benda tersebut sudah berkarat.

Samlan masih berfikir jernih. Ia mengira benda tersebut hanyalah besi tua serpihan alat berat.

Karena pekerjaannya masih berlanjut ia akhirnya memindahkan benda tersebut ke samping rumahnya, tepat di bawah pohon pisang.

"Pas diangkat berat juga. Setengah kilo ada itu," jelasnya.

Usai menyiangi kebun dan beristirahat, Samlan kembali teringat akan benda asing yang ditemukannya tersebut.

Saat memeriksa kembali muncul keraguan di hatinya sebab bentuk besi tersebut sangat berbeda dengan besi-besi yang pernah ia lihat sebelumnya.

Dirinya pun langsung berlari ke rumah RT dan menginformasikan hal tersebut.

Baca juga: BREAKING NEWS: Granat Nanas Aktif Ditemukan di Perkebunan Warga Palaran Samarinda

Karena ketua RT juga tidak berani mendekat, penemuan benda asing itu akhirnya diinformasikan kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa Bantuas.

"Pas diperiksa pak bhabin langsung bilang itu granat. Duh serasa jantungan saya. Apalagi pas anggota Brimob dengan seragam lengkap datang, langsung ciut nyali saya mengingat barusan mengangkat granat yang ternyata aktif," ucapnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved