Senin, 13 April 2026

Kapal Feri Terbakar di Samarinda

Kapal Terbakar di Pelabuhan Feri Samarinda, Polisi Beber Kronologis dan Dugaan Penyebabnya

Kapal terbakar di Pelabuhan Feri Samarinda, polisi beber kronologis dan dugaan penyebabnya.

|
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Diah Anggraeni
TribunKaltim.co/Rita Lavenia
KM Dayak Lestari A kini ditambatkan di sekitar Pelabuhan Sungai Kunjang Samarinda pasca terbakar Senin (12/2/2024) pukul 03.00 Wita. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Satuan Polairud Polresta Samarinda akhirnya membeberkan dugaan penyebab terbakarnya KM Dayak Lestari A di Pelabuhan Feri Sungai Kunjang, Senin (12/2/2024) dini hari.

Meski belum menyimpulkan secara penuh, berdasarkan hasil pemeriksaan anak buah kapal (ABK), kuat dugaan kebakaran yang terjadi pada pukul 03.00 Wita itu dipicu oleh korsleting listrik.

"Karena saat kejadian kapal sudah kosong, jadi tidak ada mesin yang hidup," beber Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kasat Polairud Kompol Izdiharuddin Faris.

Ia menambahkan bahwa kapal tersebut berangkat dari Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Sabtu (10/2/2024).

Baca juga: Kondisi Terkini ABK dari Kapal yang Terbakar di Pelabuhan Sungai Kunjang Samarinda 

Kapal feri yang tengah membawa 50 penumpang dan sejumlah barang tersebut akhirnya tiba pada Minggu (11/2/2024) pukul 12.00 Wita dan langsung melaksanakan proses bongkar muatan.

Usai bongkar, kapal yang direncanakan kembali ke Mahulu pada Sabtu (17/2/2024) mendatang itu akhirnya berlabuh dan diikat antara KM Noor Fitri dan KM Akbar Amanda 04.

Sebelum beristirahat para kru kapal sempat menyambung listrik dari dermaga pelabuhan untuk membantu penerangan.

Memasuki waktu tengah malam, tiga kru kapal feri kayu tersebut pun beristirahat.

Namun, pada pukul 03.00 Wita, para ABK dikejutkan teriakan para pekerja pelabuhan yang mengatakan ada api muncul dari dek 2 KM Dayak Lestari A.

Api dengan cepat membesar, namun sebelum meluas, para kru kapal sempat melepaskan ikatan tali guna menghindari penyebaran si jago merah.

"Memang sengaja dihanyutkan agar api tidak meluas ke kapal lain," jelasnya.

Baca juga: Kronologi Kapal Rute Samarinda-Mahakam Ulu Terbakar di Pelabuhan Ferry Sungai Kunjang

Saat posisi hanyut itulah, Satpolairud melakukan komunikasi dengan tug boat sekitar untuk membantu proses pemadaman.

"Jadi proses pemadamannya kami dibantu Disdamkar, relawan dan kapal tugboat," bebernya.

Pasca terbakar bangkai kapal feri itu akhirnya ditambatkan di Dermaga Sungai Kunjang sampai proses penyelidikan selesai dilakukan.

"Beruntung tidak ada korban jiwa karena semua kru kapal sempat menyelamatkan diri," pungkasnya. (*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved