Rabu, 29 April 2026

Rumah Pembunuh di Babulu Dibongkar

Alasan Rumah Keluarga Junaedi Pelaku Pembunuhan Sekeluarga di Penajam Paser Utara Dirobohkan

Rumah keluarga Junaedi (17) pelaku pembunuhan yang menewaskan satu keluarga di Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu.

Tayang:
Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN
RUMAH DIROBOHKAN - Suasana rumah keluarga Junaedi (17) pelaku pembunuhan yang menewaskan satu keluarga di Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur (Kaltim), kini rata dengan tanah pada Sabtu (11/2/2024). Pembongkaran bangunan yang dilakukan warga ini, juga dibantu dengan adanya alat berat dari pemerintah yakni satu unit ekskavator. 

TRIBUNKALTIM.CO, BABULU - Rumah keluarga Junaedi (17) pelaku pembunuhan yang menewaskan satu keluarga di Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, kini dirobohkan.

Bangunan yang dimiliki oleh keluarga Junaedi yakni terdiri dari dua rumah dan satu bengkel tersebut, telah dirobohkan menggunakan satu alat berat jenis ekskavator, yang dilangsungkan pada Sabtu 11 Februari 2024. 

Berdasarkan pantauan TribunKaltim.co di lokasi, memang sangat jelas bangunan bahwa yang dimaksud itu telah dirobohkan dan kini sudah dalam kondisi rata.

Sudah tidak nampak lagi ada satupun bangunan yang berdiri. Hanya saja yang masih tersisa hanyalah puing-puing bangunannya.

Baca juga: Kejiwaan Junaedi Tersangka Pembunuhan Satu Keluarga di Babulu PPU Diperiksa

Seperti batu bata yang nampak berhamburan, lalu kayu-kayu balok dan seng-seng yang masih berserakan, serta juga ada batang pohon pisang yang habis ditebang.

Kondisi tersebut, juga bisa langsung disaksikan bagi siapa saja ketika melawati jalanan di sana yang tepatnya berada di Rukun Tetangga (RT) 18 Desa Babulu Laut.

RUMAH KORBAN PEMBUNUHAN - Hingga Minggu (11/2/2024) rumah korban pembunuhan satu keluarga di Babulu masih diberi police line. Rencananya, rumah korban juga akan dibongkar.
RUMAH KORBAN PEMBUNUHAN - Hingga Minggu (11/2/2024) rumah korban pembunuhan satu keluarga di Babulu masih diberi police line. Rencananya, rumah korban juga akan dibongkar. (TribunKaltim.co/Muhammad Riduan)

Pasalnya, kediaman keluarga Junaedi itu, tepat berada di pinggiran jalan, dan juga masih bersampingan atau sebelah kanannya rumah korban.

Sebelah kirinya, terdapat satu rumah warga, lalu di depannya atau seberang rumahnya itu tidak ada bangunan hanya ada irigasi dan persawahan.

Baca juga: Cara Hilangkan Trauma, Rumah Orangtua Junaedi Pelaku Pembunuhan Satu Kelurga di Babulu Dibongkar

Ketua RT 18, Agus Salim mengatakan, dilakukannya perobohan kediaman pelaku ini, lantaran adanya permintaan dari pihak kelurga korban dan pihak keluarga pelaku juga mensetujui dengan pembongkaran itu.

Lanjutnya, perobohan ini memang dilandasi atas dasar kesepatan dari kedua belah pihak serta warga sekeliling di Kecamatan Babulu.

PEMBONGKARAN RUMAH JUNAEDI - Satu unit eksavator dikerahkan untuk meratakan rumah yang ditinggali pelaku pembunuhan di Desa Babulu Laut, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu (10/2/2024). Kepala Desa Babulu Laut, H. Ismail Subli, menjelaskan, alasan pembongkaran karena permintaan warga dan ada kesepakatan dari keluarga pelaku dan korban.
PEMBONGKARAN RUMAH JUNAEDI - Satu unit eksavator dikerahkan untuk meratakan rumah yang ditinggali pelaku pembunuhan di Desa Babulu Laut, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu (10/2/2024). Kepala Desa Babulu Laut, H. Ismail Subli, menjelaskan, alasan pembongkaran karena permintaan warga dan ada kesepakatan dari keluarga pelaku dan korban. (Instagram @infopenajam)

"Dan juga ada tandatangan dukungan dari hukum, ada dari pihak kepolisan dan pemerintahan," ujarnya ditemui TribunKaltim.co di dampingi Kepala Desa (Kades) Rawa Mulya, Selasa (13/2/2024). 

Dijelaskan Agus, bahwa yang menjadi alasan dilakukannya pembongkaran ini lantaran terdapat rasa trauma di kalangan masyarakat atas terjadinya peristiwa berdarah ini.

Baca juga: BREAKING NEWS: Rumah Keluarga Junaedi, Pelaku Pembunuhan Sadis di Babulu PPU Kini Rata dengan Tanah

"Iya (Untuk hilangkan rasa trauma), maka disepakati untuk dilakukanlah pembongkaran," ujarnya.

Tambahnya, pembongkaran bangunan yang dilakukan warga ini, juga dibantu dengan adanya alat berat dari pemerintah yakni satu unit ekskavator.

"Bangunan yang dibongkar ini satu rumah kayu, satu rumah kayu lagi dan satunya bebon, jadi ada tiga bangunan," tuturnya.

(*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved