Tribun Kaltim Hari Ini
Perbaikan Jalan Longsor di Bontang Lestari Tak Selesai, Kontraktor Didenda Rp 15 Juta per Hari
PT Bangun Pilar Persada menanggung beban denda Rp 15 juta per hari lantaran tak kunjung merampungkan, pekerjaan longsoran di Jalan Soekarno-Hatta
Penulis: Geafry Necolsen | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - PT Bangun Pilar Persada menanggung beban denda Rp 15 juta per hari lantaran tak kunjung merampungkan, pekerjaan longsoran di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Bontang Lestari.
Pemerintah memberikan penyedia kesempatan kedua menyelesaikan proyek penahanan dinding tahan tersebut.
Mesti demikian, PT Bangun Pilar Persada berkewajiban membayar denda 1 persen dari nilai kontrak per harinya. "Denda tetap berjalan.
Nilainya Rp 15 juta per hari," ungkap Anwar saat ditemui Tribunkaltim.co, Senin (19/2).
Baca juga: Pemkot Bontang Berencana Pasang Plat Besi Tutupi Penurunan Tanah di Jalan Cipto Mangunkusumo
Menurut Anwar total denda yang harus di bayarkan kurang lebih Rp1,1 miliar, dengan asumsi 75 hari. "Adendum awal 50 hari. Selesai di tanggal 20 Februari. Kemudian diberikan kembali kesempatan selama 25 hari kedepan," bebernya.
Dengan tambahan waktu kerja, kontraktor mengupayakan untuk menyelesaikan kerja minimal 97 persen hingga tenggat waktu.
Lebih lanjut, untuk mengebut pengerjaan kontraktor juga sudah menjual beberapa alat berat mereka untuk menutupi kekurangan finansialnya.
Apalagi dalam proyek ini untuk sisa uang yang belum dibayarkan termasuk dengan uang muka senilai Rp4,5 miliar.
"Mereka sampai jual alat berat itu untuk mengebut pengerjaan ini. Kita masih terus optimis bisa selesai," pungkasnya.(mrd)
| Kejagung Tetapkan Hery Susanto Tersangka Dugaan Korupsi Suap Nikel, Jejak Kasus Ketua Ombudsman RI |
|
|---|
| Polemik Pengalihan Kepesertaan JKN dari Provinsi ke Kab/Kota, Wali Kota Samarinda Minta Ditunda |
|
|---|
| Surat Pemprov Kaltim yang Minta Kabupaten/Kota Ambil Alih Pembiayaan BPJS PBI Dianggap Terlambat |
|
|---|
| Pedagang di Kaltim Terhimpit Harga Plastik, Lonjakan Harga Bahan Kemasan Menekan Laba |
|
|---|
| Antrean SPBU di Wilayah Kaltim Masih Terkendali, Isu Kenaikan BBM Picu Panic Buying |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240219_Proyek-pekerjaan-longsoran-di-Jalan-Soekarno-Hatta-Kelurahan-Bontang-Lestari-Kota-Bontang.jpg)