Pilpres 2024
Profil/Biodata Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Keponakan Prabowo yang Juga Juru Bicara TKN
Inilah profil/biodata Rahayu Saraswati, keponakan Prabowo Subianto yang namanya ada di hoax deretan menteri kabinet Prabowo-Gibran.
TRIBUNKALTIM.CO - Inilah profil/biodata Rahayu Saraswati, keponakan Prabowo Subianto yang namanya ada di hoax deretan menteri kabinet Prabowo-Gibran.
Ulasan soal profil/biodata Rahayu Saraswati, inilah sosok keponakan Prabowo yang ramai diulas.
Nama Rahayu Saraswati memang cukup terkenal di dunia politik.
Ia adalah keponakan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto.
Saat ini, Rahayu Saraswati tengah mencalonkan diri menjadi calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan di Pilkada Serentak 2020.
Baca juga: Kenapa Ada Titiek Soeharto saat Elite Gerindra Kumpul di Rumah Prabowo? Begini Kata Rahayu Saraswati
Baca juga: Terjawab Siapa Rahayu Saraswati, Ini Profil/Biodata Keponakan Prabowo yang Diisukan jadi Wamen Baru
Baca juga: PKB Diprediksi Gabung Prabowo-Gibran, Cak Imin Terkena Slepet-nya, Pengamat: Jilat Ludah Sendiri
Sebelumnya pada Pileg 2019, Rahayu Saraswati gagal kembali ke Senayan karena tidak mendapatkan suara yang cukup.

Berikut profil dan sosok Rahayu Saraswati sebagaimana dikutip dariTribunnews.com di artikel berjudul Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang jadi Waketum Gerindra, Pernah Gagal di Pileg 2019:
Biodata Rahayu Saraswati
Rahayu Saraswati adalah putri dari pengusaha yang juga adik dari Prabowo, Hashim Djojohadikusumo.
Sehingga kepada Prabowo, ia kerap memanggil pamannya tersebut dengan sapaan Pakde Bowo.
Wanita kelahiran 27 Januari 1986 itu telah menikah dengan Harwendro Aditya Dewanto dan dikaruniai dua buah hati.
Sebelum terjun ke dunia politik, Rahayu Saraswati sempat meniti karier di dunia keartisan.
Ia pernah menjadi host serta bermain di beberapa film, seperti Merah Putih; Merah Putih II: Darah Garuda; dan dan Merah Putih III: Hati Merdeka.
Nama: Rahayu Saraswati Dhirakanya Djojohadikusumo
Tanggal lahir: Jakarta, 27 Januari 1986 (umur 38)
Partai politik: Gerindra (2014—sekarang)
Suami: Harwendro Adityo DewantoHubungan
Keluarga: Prabowo Subianto (paman) dan Aryo Djojohadikusumo (kakak)
Anak: 2
Orang tua: Hashim Djojohadikusumo
Alma mater: International School of Screen Acting
Baca juga: Beredar Daftar Nama Menteri Prabowo-Gibran, TKN: Yang Susun Kabinet Jokowi, Prabowo dan Ketum Parpol
Harta Kekayaan
Menilik dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Rahayu Sarawaswati memiliki harta kekayaan senilai Rp 19.022.442.005.
Sara terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 15 April 2019 saat ia masih menjadi anggota DPR RI.
Kepemilikan tanah dan bangunan menyumbang sebagian besar harta kekayaan Sara, yaitu Rp 14.620.824.000.
Sara memiliki 11 bidang tanah dan bangunan yang berada di Bogor, Kebumen, Bandung, Jakarta Pusat, hingga Bekasi.
Aset lain yang dipunyai Sara adalah tiga unit mobil yang nilainya mencapai Rp 960 juta.
Sara masih memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 200 juta serta surat berharga senilai Rp 1.590.000.000.
Sara juga memunyai kas dan setara kas yang nilainya mencapai Rp 3.819.366.398.
Sayangnya, Sara juga memiliki utang Rp 2.167.748.393 sehingga mengurangi jumlah harta kekayaannya.
Baca juga: Viral Kisah Anak Ceritakan Ayahnya Rela Tahan Sakit Demi Coblos Prabowo-Gibran, Kini Meninggal Dunia
Bocoran Menteri Kabinet Hoax
Saat ini publik tengah kasak kusuk membahas susunan kabinet yang akan dibuat Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Entah benar atau tidak, beredarnya susunan kabinet itu membuat orang bertanya-tanya.
Sebab, ada sejumlah nama yang gagal jadi caleg karena partainya tak lolos parliamentary treshold, justru diangkat jadi menteri.
Bahkan yang bikin kejutan, ada dua nama mantan presiden yang masuk dalam jajaran Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Kedua orang itu adalah Joko Widodo (Jokowi) dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Apa kata kubu Prabowo-Gibran soal susunan kabinet yang beredar ini?
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, mengatakan bocoran susunan kabinet yang banyak beredar dipastikan hoaks.
Ia menduga, bocoran susunan kabinet Prabowo-Gibran itu dibuat sebagai prediksi oleh pihak tertentu.
Sebaliknya, susunan itu tidak dikeluarkan oleh pihak internal.
"Semua bocoran kabinet dari pengalaman kita semua itu biasanya hoaks. Kenapa? Karena ini biasanya asumsi dan prediksi orang. Prediksi tentunya bisa salah bisa benar tapi dari pengalaman kita kan seringkali salah," kata Sara saat dikonfirmasi, Selasa (20/2/2024).
Sara mengatakan pihaknya masih menunggu hasil resmi KPU mengenai hitungan pemilihan presiden ataupun pemilihan legislatif.
Karena itu, pihaknya belum memikirkan mengenai susunan kabinet.
"Kita semua masih menunggu hasil resmi dari KPU untuk hitungan Pilpres maupun Pileg," ujarnya.
"Masih banyak teman-teman kita yang berjuang untuk memastikan suaranya aman untuk pemilihan legislatif. Kita fokus dululah langkah demi langkah," imbuhnya.
Lebih lanjut, Sara juga mengingatkan Prabowo masih terbuka kepada partai politik manapun yang ingin bergabung ke dalam pemerintahannya ke depan.
"Jangan lupa kita masih terbuka kepada siapapun yang mau bergabung di pemerintahan ke depan. Pak Prabowo sudah tegaskan itu," pungkasnya.
Sebelumnya, beredar kabar sejumlah nama yang akan menjadi menteri usai mendukung Prabowo-Gibran menjadi Calon Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilu 2024.
Sejumlah nama, seperti Ridwan Kamil dan Agus Harimurti Yudhoyono masuk dalam daftar menjadi menteri dalam kabinet Prabowo-Gibran.
Dalam foto yang beredar, terlihat sejumlah nama beserta foto orang-orang yang disebut akan mengisi posisi menteri, dewan pertimbangan presiden, hingga kepala staf.
Di jajaran dewan pertimbangan presiden, tampak nama dan wajah Jokowi dan SBY yang terpampang.
Lalu, terlihat Nusron Wahid mengisi Kepala Staf Presiden, Airlangga Hartarto sebagai Menko Perekonomian, Erick Thohir Menko Energi, Investasi, dan Lingkungan Hidup, dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Menko Polhukam.
Tidak hanya itu, ada pula nama-nama seperti Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama, Rosan Roeslani Menteri Luar Negeri, Dr Terawan Menkes dan Badan Gizi, Ridwan Kamil Menteri PUPR, Grace Natalie Menteri Muda Sosial, Kesejahteraan Perempuan dan Anak, Yusril Ihza Mahendra Menteri Hukum dan HAM, hingga Sjafrie Sjamsoeddin Menteri Pertahanan.
Selain mereka, masih ada puluhan nama lain di dalam struktur kabinet yang beredar tersebut.
Lalu ada nama dan foto Maruarar Sirait sebagai Menteri Koperasi, UKM dan Pasar Tradisional; Budiman Sudjatmiko sebagai Menteri Desa dan Transmigrasi; Wishnu Wardhana sebagai Menteri Keuangan dan Kepala Bappenas; juga Helmy Yahya sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Selain mereka, masih ada puluhan nama lain di dalam struktur kabinet yang beredar tersebut.
Yang menarik dari daftar nama tersebut, terdapat posisi Menteri Muda.
Dalam poster yang diunggah itu disebutkan bahwa posisi Menteri Muda tersebut sama seperti era Soekarno.
"Prabowo-Gibran akan menganut struktur kabinet Ir Soekarno yang menyertakan posisi Menteri Muda. Ini untuk memastikan keterwakilan anak muda di dalam pemerintahan secara substantif," tulis narasi pada poster tersebut.
Posisi Menteri Muda dalam daftar itu diisi oleh Grace Natalie (Menteri Muda Sosial, Kesejahteraan Perempuan dan Anak), Arief Rosyid Hasan (Menteri Muda Pemuda dan Olahraga), serta Noudhy Valdryno yang disebutkan sebagai Menteri Muda Komunikasi Informasi dan Digital.
(*)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Heboh Susunan Kabinet Prabowo-Gibran, Jokowi dan SBY Jadi Wantimpres, Ini Kata Jubir TKN.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.