Jumat, 24 April 2026

Berita Kukar Terkini

Mimpi Bupati Edi Damansyah, Ingin Ilmu Pertanian jadi Muatan Lokal Sekolah di Kukar

Kabarnya keinginan ini juga sudah mendapat restu dari Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Akmal Malik

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
HO/Pemkab Kukar
MUATAN LOKAL KUKAR - Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah saat berada di pematang sawah. Ia ingin ilmu pertanian menjadi muatan sekolah atau mulok di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Pemkab Kukar tidak hanya berupaya mengoptimalkan petani tradisional menjadi petani modern namun juga melakukan regenerasi dari kelompok pemuda tani, Rabu (21/2/2024).  

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah ingin menjadikan ilmu pertanian sebagai muatan lokal (mulok) di sekolah-sekolah Kabupaten Kukar, Kalimantan Timur

Kabarnya keinginan ini juga sudah mendapat restu dari Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Akmal Malik.

Edi mengatakan, rencana ini sebenarnya sudah ada sejak dua tahun lalu. Namun sampai saat sekarang rencana tersebut masih belum mendapat tindak lanjut secara serius.

Padahal, ia merasa sektor pertanian memiliki potensi yang sangat besar di Kutai Kartanegara Mengingat dalam jangka panjang, sektor Sumber Daya Alam (SDA) mineral yang selama ini menjadi pemasok andalan pasti akan habis.

Baca juga: Kemarau Tetap Tanam Padi, 89 Titik Air Dibangun untuk Mengairi Ribuan Ha Lahan Pertanian di Kukar

Oleh sebab itu, Edi tak ingin Kutai Kartanegara terus bergantung pada sumber daya mineral, sehingga regenerasi para pelaku pertanian mesti didorong.

Salah satu upaya yang dianggap konkret, adalah dengan memasukkan ilmu pertanian ke dalam materi muatan lokal pada setiap jenjang di bangku sekolah.

“Saya optimis, kalau konsep ini bisa berjalan. Karena sektor ini sangat menjanjikan, peluang kerja luas. Kebijakan pemerintah pun sangat memihak terhadap bidang pangan, tinggal regenerasinya,” ujarnya, Rabu (21/2/2024).

Menurut Edi Damansyah, selama ini banyak upaya yang telah dilakukan Pemkab Kutai Kartanegara untuk menjadikan Kukar sebagai lumbung pangan bagi Kaltim dan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Baca juga: Kalimantan Tengah Tangkap Peluang IKN Nusantara, akan Andalkan Apartamen Ayam hingga Rice to Rice

Mulai dari mengoptimalkan lahan pertanian, peternakan serta perikanan hingga menyalurkan bantuan seperti sarana prasarana untuk menunjang produktivitas petani, peternak dan nelayan.

Upaya tersebut tidak hanya dilakukan oleh pemerintah daerah, akan tetapi juga menggandeng TNI hingga melibatkan sektor perusahaan swasta dalam pengembangan sektor pertanian.

Regenerasi dari Kelompok Muda

Saat ini, Pemkab Kukar tidak hanya berupaya mengoptimalkan petani tradisional menjadi petani modern.

Namun juga melakukan regenerasi dari kelompok pemuda tani hingga petani milenial terwujud.

Caranya dengan terus memberikan edukasi, pemahaman bahwa pertanian tidak identik dengan lumpur. Tetapi sekarang telah beralih ke manajemen dan teknologi.

“Kami ingin pembangunan pertanian itu didorong dari yang sebelumnya tradisional sekarang sudah modern," ucap Edi Damansyah. 

Baca juga: Bupati Kukar Edi Damansyah Minta Perseroda KSDE dan Perseroda TP Ambil Bagian di Proyek IKN

Potensi sektor ini besar, seperti Kukar ini banyak lahan eks tambang yang ekstrem.

"Kami banyak diskusi dengan Pj Gubernur, dan semangatnya sama,” pungkasnya.

(*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved