Tribun Kaltim Hari Ini
Dikira Suara Anak Kucing, Warga Perumahan Samarinda Hills Temukan Bayi
sesekali suara yang dikira kucing itu juga terdengar seperti suara tangisan bayi. Karena penasaran, Bertha akhirnya mencari sumber suara dan terkejut
Penulis: Geafry Necolsen | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Waktu menunjukan Pukul 09.00 Wita, saat seorang warga di Perumahan Samarinda Hills, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, bernama Bertha Beni (36) hendak mencari sayur di area perkebunan setempat.
Saat sedang asyik memetik sayur pendengarannya menangkap suara seperti kucing.
Namun sesekali suara yang dikira kucing itu juga terdengar seperti suara tangisan bayi.
Karena penasaran, Bertha akhirnya mencari sumber suara dan terkejut mendapati sosok bayi terbungkus jaket biru beralas seprei abu-abu.
Baca juga: BREAKING NEWS: Penemuan Bayi Perempuan di Perumahan Samarinda Hills, Diduga Dibuang
Menyadari bayi tersebut masih hidup, Bertha langsung membawanya ke Bidan praktik terdekat. Di sana ia meminta sang Bidan untuk segera menolong bayi berkulit putih yang masih terus menangis.
"Saya suruh cepat periksa dan bersihkan karena banyak rumput dan dikerumuni semut," beber Bertha.
Dari penelusuran TribunKaltim.co, lokasi penemuan bayi perempuan yang diduga dibuang tersebut berada di Perumahan Samarinda Hills, Blok E7, RT 26, Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Tidak ada satu orangpun di sana. Hanya ada beberapa kandang ayam beserta isinya. Selebihnya hanya tertutup area semak belukar.
Saat diemukan warga, bayi tersebut menangis dengan kerasnya. Ia terlihat sehat. Berkulit putih dengan rambut lebat hitam yang menawan.
Baca juga: Terungkap Sosok Ibu Kandung dari Bayi yang Dibuang di Perumahan Samarinda Hills
Tali pusarnya juga terlihat sudah dipotong secara profesional. Beruntung tak ada serangga ataupun hewan liar yang menggerogoti tubuhnya.
Bayi tersebut sempat diberikan adzan oleh seorang relawan pria yang ikut mengevakuasi ke rumah sakit. Setelahnya bayi yang diduga dibuang oleh orangtuanya sendiri itu nampak tertidur pulas dengan wajah teduh.
Polisi Temukan Ibu Kandung
Kurang dari tiga jam polisi akhirnya berhasil mengungkap siapa ibu dari bayi perempuan yang ditemukan di Perumahan Samarinda Hills, Blok E7, RT 26, Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Kamis (22/2).
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Bitab Riyani menjelaskan pihaknya telah mengamankan ibu dari bayi tersebut.
Hanya saja saat ditemukan ibu dari bayi tersebut masih mengalami pendarahan sehingga harus menjalani perawatan di IGD RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda.
Terungkapnya ibu bayi tersebut berkat keterangan warga setempat yang mengatakan selama ini mereka mencurigai seorang perempuan sedang hamil meski berstatus lajang. Lokasi tinggal perempuan itu rupanya tidak jauh dari lokasi penemuan.
Baca juga: Polisi Lakukan Olah TKP Penemuan Bayi Laki-Laki di Samarinda Seberang, Pelaku Masih Diburu
"Saat kita cek ternyata benar. Perempuan itu tengah pendarahan akibat melahirkan sendiri di kamar mandi," beber Kompol Bitab.
Dugaan itu semakin diperkuat dengan ditemukannya ari-ari dari bayi tersebut yang terbungkus plastik dan diletakkan di sebuah ember depan rumah perempaun tersebut.
Perempuan yang diduga sengaja membuang bayinya tersebut disebutkan berinisial NP (18).
"Katanya panik dan bingung makanya nekat membuang bayinya di kebun itu," ungkap Kompol Bitab.
Baca juga: Geger, Penemuan Bayi Laki-Laki di Muara Kaman Kutai Kartanegara, Banyak Warga Ingin Adopsi
Sementara dari penuturan pihak keluarga, mereka tidak mengetahui apabila selama ini NP tengah mengandung.
"Usia kandungannya sempurna (9 bulan). Tapi ibu bayi ini belum dapat dimintai keterangan karena masih syok dan masih dirawat juga yah," ucapnya.
Saat ini pihak kepolisian juga masih mencari keberadaan pria yang menjadi ayah dari bayi NP.
"Bayinya sehat dan sangat cantik. Tadi sangat banyak orang yang datang menyatakan ingin mengadopsi," pungkasnya.
(TribunKaltim.co/Rita Lavenia)
| Kejagung Tetapkan Hery Susanto Tersangka Dugaan Korupsi Suap Nikel, Jejak Kasus Ketua Ombudsman RI |
|
|---|
| Polemik Pengalihan Kepesertaan JKN dari Provinsi ke Kab/Kota, Wali Kota Samarinda Minta Ditunda |
|
|---|
| Surat Pemprov Kaltim yang Minta Kabupaten/Kota Ambil Alih Pembiayaan BPJS PBI Dianggap Terlambat |
|
|---|
| Pedagang di Kaltim Terhimpit Harga Plastik, Lonjakan Harga Bahan Kemasan Menekan Laba |
|
|---|
| Antrean SPBU di Wilayah Kaltim Masih Terkendali, Isu Kenaikan BBM Picu Panic Buying |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240222-Bayi-perempuan-yang-ditemukan.jpg)