Tribun Kaltim Hari Ini
18 Kecamatan Telah Mendistribusikan Logistik Pemilu Secara Bertahap ke KPU Kutai Timur
wilayah terjauh yang terkenal dengan akses jalan kurang memadai justru lebih awal mendistribusikan logistiknya ke KPU Kutim.
Penulis: Geafry Necolsen | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Rekapitulasi hasil suara pemilihan umum (Pemilu) 2024 di Kabupaten Kutai Timur telah selesai di tingkat kecamatan.
Dimana, para Petugas Pemilihan Kecamatan (PPK) di 18 kecamatan telah mendistribusikan logistiknya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutai Timur secara bertahap.
Disampaikan oleh Koordinator Divisi Teknis KPU Kutai Timut, Muhammad Indra bahwa kecamatan yang awal melakukan distribusi logistik ke KPU justru dari terjauh. "Busang, Sandaran, Karang kecamatan terjauh sudah masuk, malah duluan mereka," ucapnya, Rabu (28/2).
Baca juga: Harga Cabai di Sangatta Tembus Rp 85 Ribu per Kilogram, Sebelumnya Hanya Rp 55 Ribu
Kata dia, wilayah terjauh yang terkenal dengan akses jalan kurang memadai justru lebih awal mendistribusikan logistiknya ke KPU Kutim.
Sebab, saat proses distribusi dilakukan kondisi jalan dalam keadaan kering, sehingga lancar. Pasalnya, perjalanan yang dibutuhkan dari kecamatan terjauh tersebut tak sampai 1 hari.
"Alhamdulillahnya, kalau daerah Long Mesangat, Busang, Karangan, Sandaran pada saat kami menurunkan dan mereka mengembalikan keadaan kering jadi aman," imbuhnya.
Namun, untuk wilayah terdekat Kecamatan Sangatta Utara sebagai ibu kota Kutai Timur yang dekat dengan lokasi KPU Kutim justru paling terakhir mengumpulkaannya.
Hal itu disebabkan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Kecamatan Sangatta Utara paling banyaj, 341 unit TPS sehingga proses rekapitulasinya juga paling lama.
"Kalau Sangatta Utara kendala logistik tidak ada, karena dekat, tapi memang prosesnya harus bolak-balik karena jumlah kotaknya 341 unit x 5 ditambah box C hasil dan D hasil," pungkasnya.(ril)
| Kejagung Tetapkan Hery Susanto Tersangka Dugaan Korupsi Suap Nikel, Jejak Kasus Ketua Ombudsman RI |
|
|---|
| Polemik Pengalihan Kepesertaan JKN dari Provinsi ke Kab/Kota, Wali Kota Samarinda Minta Ditunda |
|
|---|
| Surat Pemprov Kaltim yang Minta Kabupaten/Kota Ambil Alih Pembiayaan BPJS PBI Dianggap Terlambat |
|
|---|
| Pedagang di Kaltim Terhimpit Harga Plastik, Lonjakan Harga Bahan Kemasan Menekan Laba |
|
|---|
| Antrean SPBU di Wilayah Kaltim Masih Terkendali, Isu Kenaikan BBM Picu Panic Buying |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240228_KPU-Kutim-Logistik-Pemilu-2024.jpg)