Berita Balikpapan Terkini
Monumen "Bapa dan Anak Rohani" Diresmikan, Pdt Samuel Kusuma Ingatkan Hormatilah Ayah dan Ibumu
Saya bersyukur dan mau hidup bahagia. Saya mau menyelesaikan pertandingan iman secara benar, menjadi pemenang. Mewariskan iman yang benar.
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Momen istimewa ditorehkan di kawasan Bukit Doa Kalimantan, Kota Balikpapan, pada Sabtu (2/3/2024). Monumen “Bapa dan Anak Rohani” diresmikan Pdt Hanna Asti Tanuseputra, anak pertama dari almarhum Pdt Prof Dr Abraham Alex Tanuseputra PhD, pendiri Gereja Bethany Indonesia di Surabaya.
Monumen ini didedikasikan Pdt Dr Samuel Kusuma M.Th sebagai anak rohani kepada almarhum Pdt Abraham Alex Tanuseputra yang merupakan bapa rohani dan tokoh gereja di Indonesia. Untuk diketahui, Pdt Abraham Alex Tanuseputra telah mengakhiri pertandingan iman dan berpulang ke surga pada 6 Agustus 2020.
Sedangkan Pdt Samuel Kusuma Pendiri sekaligus Gembala Senior Gereja Bethany Favor Of God (FOG) Balikpapan, sebelumnya berjemaat dan melayani di Gereja Bethany Indonesia di Surabaya, Jawa Timur. Seiring perjalanan waktu, pada 1992, Pdt Abraham Alex Tanuseputra mengutus Pdt Samuel Kusuma dan istrinya Pdt Fonny Kusuma ke Kota Balikpapan untuk merintis dan menggembalakan jemaat Gereja Bethany Balikpapan.
Atas anugerah Tuhan, pada 1993, mulai membangun gedung gereja di Jl Syarifuddin Yoes Balikpapan dan memperluas wilayah pelayanan ke cabang-cabang di Provinsi Kalimantan Timur, mendirikan Sekolah Misi Bethany Kalimantan yang kini menjadi Institut Kristen Borneo (IKB), mendirikan panti jompo dan panti asuhan.
Selanjutnya pada 2003 melalui Yayasan Bethany Kalimantan, Tuhan memberi visi untuk membeli lahan untuk mendirikan Rumah Doa bagi segala bangsa. Pada 2019 lahan tersebut mulai dibangun dan dinamakan Bukit Doa Kalimantan, yang berlokasi di Sepinggan Balikpapan.
Setahun berikutnya, pada 2004, Pdt Samuel Kusuma memperluas pelayanan dengan membuka Radio Sangkakala Borneo. Lalu pada 2008, pelayanan menjangkau dunia pendidikan dengan membuka Sekolah Kristen Pelita Hati dengan jenjang play group hingga SMA.
“Monumen ini sebuah legasi dari almarhum Ps Abraham Alex Tanuseputra. Hal penting yang Ps Alex tanamkan: dalam pelayanan jangan menyerah dan jangan putus asa. Hadapi segalanya bersama Tuhan. Saya bersyukur dan mau hidup bahagia. Saya mau menyelesaikan pertandingan iman secara benar, jadi pemenang. Mewariskan iman yang benar dan melegasikan yang benar yakni hormati ayah dan ibumu,” ungkap Pdt Samuel Kusuma.
Menurutnya, peresmian monumen ini merupakan sejarah dalam penghormatan kepada orangtua rohani. “Sehebat apapun kehidupan kita, jangan melupakan orangtua lahiriah maupun orangtua rohani. Ingatlah selalu kelebihan dan kehebatan orangtua, bukan kekurangannya. Tidak ada orangtua yang sempurna,” ujar ayah dari tiga anak, Gabriella Stephanie Kusuma SH, M.Pd, M.Kn; Kevin Lemuel Kusuma M.Th; dan Angelica Moreen Kusuma BA.
Peresmian monumen ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Pdt Hanna dan pembukaan selubung monumen, disaksikan para Hamba Tuhan dan jemaat. Sesaat sebelum peresmian, Pdt Hanna mengucapkan terima kasih kepada Pdt Samuel Kusuma yang telah membuat monumen tersebut.
Pdt Hanna mengungkapkan kenangan momen terpenting dalam kehidupan bersama sang ayah yang membalikkan kehidupan keluarga mereka dan kemudian menjadi berkat bagi Indonesia. “Satu hal yang selalu saya ingat dan menjadi ucapan syukur. Satu ucapan dari ayah saya: tubuhmu adalah bait Roh Kudus, tertulis dalam 1 Korintus 6:19. Itu yang selalu ditekankan oleh ayah saya. Kami dulu sewaktu kecil sangat miskin secara ekonomi. Ayah mendapat Firman ini. Tuhan ada di hatimu dan tubuhmu. Sekarang ciptakan dan katakan kamu kaya, sukses, berhasil, tidak miskin. Ayah saya perkatakan setiap hari ayat Firman Tuhan ini, hingga lahirlah Successful Bethany Families. Mengakui Roh Kudus, respek terhadap Roh Kudus hingga berhasil,” tegasnya.
Turut hadir pada kesempatan ini, Ketua Wilayah Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga Injili Indonesia (PGLII) Provinsi Kaltim Pdt Semuel Wattimena, Ketua PGPI Wilayah Kaltim Pdt Maspin Sihotang, Ketua PGPI Kota Balikpapan Pdt Urip, Pdt Andi Simon Gembala Gereja YHS Balikpapan, Gembala Senior GBI Balikpapan Baru Pdt James Maneking dan Pdt Tuti, dan para pendeta dari sejumlah gereja lainnya di Kota Balikpapan.(*)
Monumen "Bapa & Anak Rohani"
Bukit Doa Kalimantan
Pdt DR Samuel Kusuma M.Th
Pdt Prof Dr Abraham Alex Tanuseputra PhD
| Pemkot Balikpapan Usulkan Sanksi Pidana bagi Keluarga yang Menelantarkan Lansia |
|
|---|
| Jadwal Event Samarinda dan Balikpapan 2026, Daftar Konser Musik hingga September |
|
|---|
| Waduk Manggar Balikpapan Menyusut 1 Juta Meter Kubik dalam Delapan Tahun Akibat Sedimentasi |
|
|---|
| Jadwal Mati Air PDAM di Balikpapan 16 Juni 2026, Ini Daftar Daerah Terdampak |
|
|---|
| Kronologi Penangkapan Pria yang Bawa Kabur Remaja 16 Tahun dari Balikpapan ke Makassar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Ps-Hanna-Tandatangani-Prasasti-Monumen.jpg)