Berita Balikpapan Terkini

Pionir Lalapan Kangkung Goreng di Balikpapan, Ayam Bebek Ganja Sudirman Hadirkan Menu Warisan

Pionir lalapan kangkung goreng di Balikpapan, Ayam Bebek Ganja Sudirman hadirkan menu yang resepnya merupakan warisan keluarga.

Penulis: Ardiana | Editor: Diah Anggraeni
HO
Ayam Bebek Ganja Sudirman yang terletak di kawasan Jalan Jenderal Sudirman ini merupakan pioner lalapan kangkung goreng di Balikpapan.  

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN  - Warung makan Ayam Bebek Ganja Sudirman merupakan kuliner lalapan kangkung goreng pertama dii Balikpapan.

Hal itu disampaikan langsung Manager Operasional Ayam Bebek Ganja Sudirman, Nino. 

Ia membeberkan bahwa Ayam Bebek Ganja Sudirman telah hadir di Balikpapan sejak tahun 2022.

Menu yang disajikan di Ayam Bebek Ganja Sudirman merupakan resep warisan keluarga pemiliknya. 

Baca juga: Tempat Makan Hits di Balikpapan, Restoran Kampung Kecil Hadirkan Beragam Kuliner Sunda  

Menurut Nino, warga kota Balikpapan telah mengenal warung makan ini karena cita rasanya yang khas, baik itu ayam ataupun bebeknya. 

Terlebih, kangkung goreng yang mereka namai sebagai "ganja" sukses memikat pelanggannya. 

"Istilah ganja ini biar viral. Itu aslinya pakai kangkung digoreng. Selama saya keliling, dibanding lain, ini yang paling crunchy dan gurih," ujarnya, Jumat (8/3/2024). 

Siapa sangkan selama dua tahun berdiri, warung makan yang buka 24 jam ini selalu ramai pengunjung. 

Terlebih saat jam makan siang, jam makan malam, hingga dini hari. 

Tidak hanya ayam dan bebek, beberapa menu juga disediakan seperti burung puyuh, sate kulit hingga sate paru. 

"Sejak dua tahun kemarin, pelanggan selalu antusias dan ramai. Meski dengan banyaknya brand kuliner ganja, tetap tak ada penurunan, bahkan makin naik dibandingkan tahun lalu,"  bebernya.

Baca juga: Peluang Bisnis Pepes Kepiting dengan Harga Terjangkau, Kuliner Ikonik Balikpapan

Nino juga membeberkan, warung makan berkapasitas 40 orang ini juga ramai dipesan secara online.

Apalagi saat malam hari, warung makan Ayam Bebek Ganja Sudirman tetap menjadi pilihan di tengah banyaknya warung makan yang telah tutup. 

"Mereka banyak datang langsung di jam makan siang, habis Maghrib sampai jam 11 malam. Jam 2 sampai 4 dini hari juga ramai. Kalau pemesanan online biasanya ramai di siang, sore, dan dini hari. Karena jadi pilihan untuk makan malam saat semua resto tutup," pungkasnya. (*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved