Berita Paser Terkini
Dinas Perikanan Paser Minta Nelayan Optimalkan Penggunaan Cold Storage
Dalam menjaga mutu hasil perikanan maupun tangkapan nelayan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser telah menyiapkan cold storage atau ruang pendingin
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Dalam menjaga mutu hasil perikanan maupun tangkapan nelayan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser telah menyiapkan cold storage atau ruang pendingin.
Hal tersebut merupakan upaya pemerintah daerah, dalam hal ini Dinas Perikanan Kabupaten Paser dalam memaksimalkan sumber perikanan yang dimiliki.
Cold storage tersebut ditempatkan di daerah pesisir, yakni Desa Lori, Kecamatan Tanjung Harapan yang juga bisa digunakan untuk nelayan di 4 desa meliputi Selengot, Labuangkallo, Tanjung Aru dan Senipah.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Paser, Sadaruddin mengatakan tujuan untuk mempertahan kesegaran ikan.
Baca juga: Tekankan Aspek Mutu dan Keamanan, Dinas Perikanan Paser Beri Pelatihan Pelaku Usaha Industri
Baca juga: Dinas Perikanan Paser Sumbang Panji Terbaik 1 Sektor Kelautan dan Perikanan
"Karena biasanya ketika (nelayan) bongkar muat ikan dan hasil tangkapannya banyak, begitu tidak langsung di simpan tempat dengan suhu kedinginan tertentu dikhawatirkan ikannya jadi busuk," kata Sadaruddin, didampingi Kabid Penguatan dan Daya Saing Produk Dinas Perikanan Kabupaten Paser, Rudiansyah, Kamis (14/3/2024).
Selain mempertahankan kesegaran ikan, juga untuk antisipasi apabila terjadi kelangkaan dikarenakan nelayan tidak melaut lantaran cuaca buruk.
"Kami berharap masyarakat dapat mengoptimalkan cold storage, sehingga ketersediannya ada dan harga ikan laut dapat distabilkan," tambahnya.
Alasan cold storage ditempatkan di Desa Lori lantaran lokasinya yang strategis mencakup beberapa desa lainnya.
Untuk wilayah pesisir tersebut, aktivitas tangkap nelayan di Teluk Apar dan Selat Makassar.
Baca juga: Pastikan Produk Olahan Makanan Aman Dikonsumsi, Dinas Perikanan Paser Latih 30 Pengolah Ikan
"Dipilihnya Desa Lori dikarenakan juga telah teraliri listrik PLN. Sementara Tanjung Aru suplai listrik hanya malam hari, Selengot, Labuangkallo masih disuplai listrik bertenaga surya," jelasnya.
Pengadaan cold storage ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Paser 2024, nilainya mencapai Rp 300 juta.
"Nilainya memang sekira Rp 300 jutaan, tapi semua sudah include biaya pendistribusian material yang diperlukan. Apalagi aksesnya lumayan jauh, untuk kapasitas cold storage ini 4 ton dengan panjang 4 meter, lebar 3 meter dan tinggi 3 meter dengan ketebalan 10 centimeter," tutup Sadaruddin. (*)
| Paser Borong Penghargaan di HUT ke-69 Kaltim, Camat Long Kali Terbaik se-Provinsi |
|
|---|
| Kuota Haji Paser Naik, 547 Jamaah Lunasi Biaya Keberangkatan 2026 |
|
|---|
| Durian Kalteng dan Kalsel Serbu Paser, Ratusan Buah Ludes Tiap Hari |
|
|---|
| 40 Persen Keluarga di Paser Berisiko Stunting, DP2KBP3A Fokus Edukasi dan Pencegahan |
|
|---|
| Kuota Haji di Kabupaten Paser Tahun Ini Naik 3 Kali Lipat Jadi 604 Jamaah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240314-Dinas-Perikanan-Kabupaten-Paser.jpg)