Lifestyle

Apa Itu Penyakit Kista yang Diderita Kiky Saputri? Cek Penyebabnya, Jaga Pola Hidup Sehat

Apa itu penyakit kista yang diderita Kiky Saputri? Cek penyebabnya, jaga pola hidup sehat.

Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Nisa Zakiyah
Pinterest
Ilustrasi. Apa itu penyakit kista yang diderita Kiky Saputri? Cek penyebabnya, jaga pola hidup sehat. 

Hal ini menyebabkan cairan menumpuk dan membentuk kista.

Jenis kista ovarium yang umum terjadi setelah folikel melepaskan sel telur dan menutup kembali dengan tidak benar dan mengumpulkan cairan.

Kista ovarium paling sering terjadi pada mereka yang berada pada usia menstruasi dan biasanya pertama kali ditemukan selama pemeriksaan panggul.

Kista ovarium dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker ketika terjadi setelah menopause.

7. Kista Baker (poplitea)

Kista Baker adalah kantung berisi cairan yang membengkak di bagian belakang lutut Anda.

Penyebab kista Baker meliputi kondisi atau kejadian yang memengaruhi sendi, seperti artritis, peradangan akibat stres berulang, atau cedera tulang rawan.

Kista Baker dapat menyebabkan peradangan dan rasa sakit serta menurunkan rentang gerak lutut Anda.

Terapi fisik, pengurasan cairan, dan obat-obatan dapat digunakan untuk membantu mengobati kista Baker.

8. Kista Pilar

Kista pilar adalah benjolan bulat non-kanker, berwarna kulit, yang berkembang di bawah permukaan kulit Anda.

Kista ini biasanya mempengaruhi kulit di kulit kepala dan merupakan hasil dari penumpukan protein dalam folikel rambut.

Kista tidak bersifat kanker, tetapi dapat tumbuh hingga mencapai ukuran yang membuat tidak nyaman.

9. Kista mukosa

Kista mukosa adalah benjolan berisi cairan yang terbentuk di bibir atau di sekitar mulut ketika kelenjar ludah tersumbat oleh lendir.

Penyebab paling umum dari kista mukosa meliputi:

• Menggigit bibir atau pipi
• Tindik bibir
• Pecahnya kelenjar ludah
• Kebersihan gigi yang tidak tepat

Kista mukosa sering kali akan hilang dengan sendirinya. Tetapi jika Anda memiliki kista mukosa yang berulang atau sering terjadi, Anda mungkin memerlukan perawatan medis.

10. Kista Sumbing branchial

Kista sumbing branchial adalah jenis ketidakteraturan perkembangan di mana benjolan berkembang di salah satu atau kedua sisi leher atau di bawah tulang selangka.

Ini terjadi selama perkembangan embrio ketika jaringan di leher dan tulang selangka, atau sumbing cabang, berkembang secara berbeda.

Pada kebanyakan kasus, kista sumbing cabang tidak berbahaya.

Namun, kista ini dapat menyebabkan iritasi kulit, infeksi kulit, atau - pada kasus yang sangat jarang terjadi pada orang dewasa - kanker.

11. Kista perineural (Tarlov)

Kista perineural adalah kantung berisi cairan yang terbentuk pada tulang belakang.

Penyebabnya tidak diketahui, tetapi dapat diakibatkan oleh trauma punggung, termasuk jatuh, cedera, dan aktivitas berat.

Kista perineural dapat menyebabkan nyeri pada punggung bawah, bokong, atau kaki Anda, tetapi hal ini jarang terjadi.

Jika Anda mengalami gejala, mengeringkan cairan dapat membantu meredakannya.

Bagaimana untuk dapat mengenali kista?

Kista dapat muncul sebagai benjolan pada kulit Anda.

Ukurannya dapat bervariasi, mulai dari benjolan kecil seukuran jerawat hingga pertumbuhan yang jauh lebih besar dan terlihat jelas.

Beberapa kista tumbuh jauh di dalam tubuh Anda sehingga Anda tidak dapat merasakannya.

Namun, kista ini dapat menyebabkan atau terkait dengan gejala lain.

Sebagai contoh, kista ovarium, seperti yang terjadi akibat sindrom ovarium polikistik, dapat menyebabkan kesulitan pada fungsi ovarium dan reproduksi.

Penyakit ginjal polikistik, yang menyebabkan terbentuknya kista di dalam ginjal, dapat berdampak buruk pada fungsi ginjal.

Sebagian besar kista tidak menimbulkan rasa sakit.

Kista biasanya tidak menyebabkan kesulitan kecuali jika kista tersebut:

• Terinfeksi
• Sangat besar
• Menimpa saraf atau pembuluh darah
• Tumbuh di area yang sensitif
• Mempengaruhi fungsi suatu organ

Bagaimana kista dapat terbentuk?

Kista terbentuk karena berbagai alasan. Penyebab pastinya tergantung pada jenis kista. Namun, diantaranya dapat disebabkan oleh:

• Infeksi
• Penyakit yang diturunkan
• Genetika
• Peradangan kronis
• Penyumbatan pada saluran

Bagaimana menangani kista?

Anda tidak boleh mencoba memencet atau meletuskan kista sendiri, karena hal ini dapat menyebabkan infeksi.

Dalam beberapa kasus, kista akan membaik dengan sendirinya.

Menempatkan kompres hangat pada kista dapat mempercepat proses penyembuhan dengan membantunya mengering.

Pada kasus lain, perawatan medis diperlukan. (*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved