Senin, 4 Mei 2026

Berita Kutim Terkini

Pemkab Kutim Beber Poin-poin Keberhasilan Sektor Pertanian, Ketahanan Pangan Meningkat

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman memiliki misi mewujudkan daya saing ekonomi masyarakat berbasis sektor pertanian.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Nurila Firdaus | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NURILA FIRDAUS
EKONOMI KUTAI TIMUR - Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman menyampaikan LKPJ tahun 2023. Kabupaten Kutai Timur juga diharapkan mampu bertumpu pada bidang agribisnis, dan tentunya pertanian sebagai leading sektor dalam pembangunan daerah, Kamis (21/3/2024).  

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman memiliki misi mewujudkan daya saing ekonomi masyarakat berbasis sektor pertanian.

Selain itu, pembangunan di Kabupaten Kutai Timur juga diharapkan mampu bertumpu pada bidang agribisnis, dan tentunya pertanian sebagai leading sektor dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi di sektor agribisnis dan meningkatkan ketahanan pangan telah mencapai kemajuan yang positif.

Capaiannya, sektor pertanian menjadi urutan pertama dalam hal penyerapan tenaga kerja dengan menyerap 60.979 tenaga kerja.

Baca juga: Pemkab Kukar Gelontorkan Rp 700 M Bantuan Pertanian, Terbesar Sepanjang Sejarah Kutai Kartanegara

"Sehingga mencapai 28,20 persen dari total jumlah tenaga kerja," ungkap Ardiansyah, Kamis (21/3/2024).

Perlu untuk diketahui, jumlah angkatan kerja mencatat angka sebesar 229.893 jiwa.

Ilustrasi ekonomi Kalimantan Timur.
Ilustrasi ekonomi Kalimantan Timur. (TribunKaltim.co/Budi Susilo)

Lalu tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) mencapai 66,22 persen, dan tingkat pengangguran terbuka mencapai 5,93 persen.

Kata Ardiansyah, pada sub sektor tanaman pangan, produktivitas padi sawah sebesar 7,12 ton/ha, sementara produktifitas padi ladang sebesar 2,62 ton per hektar. 

Sedangkan sub sektor peternakan, produksi daging sapi sebesar 447,50 ton, daging kambing 55,50 ton, ayam ras pedaging 3.132, 60 ton dan produkai telur ayam ras 810 ton.

Baca juga: Siapkan Sektor Pertanian Unggulan, Mahakam Ulu Bisa jadi Penyangga IKN Nusantara

Pada sub sektor perkebunan, produksi kelapa sawit 7,76 juta ton dan nilai produktivitas sebesar 16,09 ton/ha.

"Total pabrik CPO sampai 2023 sebanyak 38 dengan kapasitas 1.982 ton per jam," imbuh Ardiansyah Sulaiman

Lalu pada sub sektor perikanan produksi hasil perikanan meningkat dari 7.068 ton di tahun 2022 menjadi 9.466 ton di tahun 2023.

Dari uraian di atas mencerminkan bahwa kontribusi sektor pertanian cukup stabil.

"Sehingga sektor ini sangat menjanjikan untuk dikembangkan lebih lanjut," pungkasnya.

(*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved