Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Kutim Terkini

Pembangunan Pasar Sangatta Selatan Kutai Timur Terkendala Lahan

Pemkab Kutai Timur telah memprogramkan pembangunan pasar induk di Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur.

Tayang:
Penulis: Nurila Firdaus | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NURILA FIRDAUS
MEMBANGUN PASAR - Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman saat meninjau pasar tumpah di Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. Kata Ardiansyah Sulaiman, awalnya direncanakan Pasar Sangatta Selatan akan dilokasikan di Masjid At-Taubah Sangatta Selatan, atau bertukar tempat dengan pasar yang ada sekarang, Jumat (22/3/2024). 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur telah memprogramkan pembangunan pasar induk di Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur

Pasalnya, sejauh ini para pedagang sayur dan bahan-bahan sembako di Kecamatan Sangatta Selatan mayoritas membuka lapaknya di pinggir jalan, seberang Jembatan Masabang.

Akibatnya, lalu-lintas menuju Kecamatan Sangatta Selatan cukup terganggu apalagi saat ramai pembeli.

Oleh sebab itu, melalui program Multi Years Contract (MYC), Pemkab Kutim menganggarkan Rp 12,5 miliar di APBD 2023 dan Rp 17,5 miliar di APBD 2024 ini.

Baca juga: Pasar Sangatta Selatan Kutim Kian Sesak, Pedagang Diimbau Sadar Keselamatan Saat Berjualan

"Memang sudah kita siapkan sebenarnya khususnya di Sangatta Selatan, makanya kita akan membangun pasar dan masjid itu," ungkap Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, Jumat (22/3/2024).

Namun, lanjutnya, sepertinya belum sepakat tentang persoalan lahan atau lokasi yang akan digunakan untuk Pasar Sangatta Selatan.

Rencana Bertukar Tempat

Kata Ardiansyah Sulaiman, awalnya direncanakan Pasar Sangatta Selatan akan dilokasikan di Masjid At-Taubah Sangatta Selatan, atau bertukar tempat dengan pasar yang ada sekarang.

Tentu saja Masjid At-Taubah Sangatta Selatan juga masuk dalam program MYC dengan biaya sebesar Rp 15 miliar di APBD 2023 dan Rp 20 miliar di APBD 2024.

Baca juga: Dampak Buruk Pembangunan Drainase Jalan APT Pranoto Kutim, Bupati Ardiansyah Sulaiman Memohon Maaf

"Awalnya rencana kita tukar, tetapi mereka (warga) ingin seperti biasa di tempat yang ada, padahal tempat yang ada (pasar tumpah) sangat dekat dengan badan sungai," jelasnya.

Padahal menurutnya jika pasar dekat dengan sungai maka akan lebih rawan, dalam hal ini terkait sampah dan lingkungannya.

"Makanya nantilah Pasar Sangatta Selatan belum kita tindak lanjuti," pungkas Ardiansyah Sulaiman.

(*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved