Sabtu, 25 April 2026

Ramadhan 2024

Penutupan Bazar Ramadhan di Sangatta Kutai Timur, Total Transaksi Rp131 Juta

Bazar Ramadhan garapan Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Kutai Timur ditutup pada Sabtu.

Penulis: Nurila Firdaus | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NURILA FIRDAUS
PASAR RAMADHAN SANGATTA - Penutupan Bazar Ramadhan 1445 hijriah di Taman Heliped Bukit Pelangi, Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, Sabtu (30/3/2024) malam. Sekda Pemkab Kutim, Rizali Hadi yang menutup Bazar Ramadhan mengungkapkan bahwa Bazar Ramadhan sebagai fasilitas bagi UMKM agar memasarkan produk-produknya. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Bazar Ramadhan garapan Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Kutai Timur ditutup pada Sabtu (30/3/2024) malam.

Kegiatan yang berpusat di Taman Heliped Bukit Pelangi, Sangatta, Kabupaten Kutai Timur itu telah berlangsung selama 5 hari, 26 sampai 30 Maret 2024 kemarin.

Bazar Ramadhan yang melibatkan 30 UMKM itu berhasil menarik pengunjung sehingga berdatangan untuk memborong aneka jajanan yang tersedia.

"Selama 5 hari berlangsungnya Bazar Ramadhan 1445 hijriah kemarin, tercatat transaksi sebesar Rp 131 juta," ucap Kepala Diskop UMKM Kutim, Teguh Budi Santoso, Minggu (31/3/2024).

Baca juga: Dampak IKN Nusantara di Kaltim, Bisnis Amplang Balikpapan Melesat, Banyak Serap Tenaga Kerja

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Kutim, Rizali Hadi yang menutup Bazar Ramadhan mengungkapkan bahwa Bazar Ramadhan sebagai fasilitas bagi UMKM agar memasarkan produk-produknya.

Tak hanya itu, kegiatan tersebut juga dilengkapi dengan Pasar Murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok masyarakat namum bisa ditebus dengan harga lebih murah.

Upaya Atasi Inflasi Daerah

Adapun bahan pokok yang telah dijual oleh OPD terkait berupa beras, minyak goreng, telur, mie, tepung, gula pasir, dan sembako lainnya.

"Pasar murah sebagai salah satu penanggulangan inflasi daerah, Bazar ramadan ini sebagai afirmasi Pemkab dalam memberdayakan UMKM," imbuhnya.

Baca juga: Harga Paket Sembako Bazar Murah di Sepaku IKN Nusantara Rp80 Ribu

Sehingga, harapannya para pelaku UMKM dapat meningkatkan produktivitasnya dengan memperkenalkan produk-produknya kepada masyarakat dan telah melalui proses kurasi.

"Dengan melalui proses kurasi ini maka produk tersebut layak dikonsumsi dan diekspor," tegasnya.

(*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved