Berita Nasional Terkini
Survei Terbaru Pilkada Sulsel 2024, Elektabilitas Menteri Jokowi dan Eks Kapolda Metro Jaya Bersaing
Simak survei terbaru Pilkada Sulsel 2024, elektabilitas Menteri Jokowi dan eks Kapolda Metro Jaya bersaing
TRIBUNKALTIM.CO - Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Serentak 2024 akan digelar November ini.
Lembaga survei sudah mulai memetakan elektailitas tokoh potensial yang berpotensi menjadi kandidat calon gubernur (cagub), termasuk di Sulawesi Selatan atau Sulsel.
Seperti yang dilakukan ARCHI di Pilkada Sulses 2024.
Hasil survei Archi dirilis di Masagena Coffee, Jl Bau Mangga, Masale, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar pada Kamis (7/3/2024) sore.
Baca juga: Di Sidang MK, Ahli IT Bongkar 3 Penyebab Sirekap Kerap Salah Baca Data, Picu Kegaduhan Pilpres 2024
Baca juga: Jokowi Tak Tinggal Diam Dituduh Hasto Mau Dongkel Megawati dari Kursi Ketum PDIP, Jangan Seperti Itu
Dalam survei tersebut, responden diajukan 12 nama Cagub Sulsel 2024.
Dari 12 nama disodorkan, terdiri dari wajah lama dan wajah baru.
Hasilnya menunjukkan bahwa Andi Amran Sulaiman, Nurdin Halid (NH), Adnan Purichta Iksan, dan Fadil Imran berhasil masuk dalam empat besar preferensi responden.
Meskipun survei ini memberikan gambaran awal, tetapi dinamika politik Sulsel masih terus berkembang dan dapat mengubah perhitungan elektabilitas kedepannya.
Dalam survei tersebut, Menteri Pertanian era Jokowi Andi Amran Sulaiman menempati urutan pertama dengan elektabilitas 18.39 persen.
Sedangkan, Waketum DPP Golkar Nurdin Halid menempati posisi kedua dengan elektabilitas 13.98 persen.
Adapun elektabilitas Bupati Gowa Adnan Purichta Iksan 11.21 persen.
Wajah baru, Fadil Imran menempati posisi keempat dengan elektabilitas 10.10 persen.
Fadil Imran adalah seorang perwira tinggi Polri yang sempat menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.
Kini, Fadil Imran menjabat sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri.
Fadil Imran adalah seorang jenderal bintang tiga lulusan Akpol 1991, pernah menjabat Kapolda Metro Jaya.
| Klarifikasi Grace Natalie, Bantah Edit Video Jusuf Kalla dan Minta PSI tak Dilibatkan |
|
|---|
| Penjelasan Kemendagri terkait Imbauan tak Pakai e-KTP saat Check In Hotel, KTP Masih Identitas Resmi |
|
|---|
| Film Pesta Babi Tentang Apa hingga Dibubarkan? Komnas HAM: Nonton Film Bagian dari Ekspresi Seni |
|
|---|
| Penyebab Harta Kekayaan Presiden Prabowo Naik Rp4 Miliar dalam Setahun |
|
|---|
| Dampak Transformasi Guru jadi ASN pada Distribusi Pendidikan, DPR Minta Hapus Kasta Pengajar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240225_pilkada-2024-ya.jpg)