Liga Italia
50 Tahun Perayaan Scudetto, Lazio Luncurkan Jersey Spesial Duplikasi Musim 1973-74
Dalam rangka memperingati 50 tahun perayaan Scudetto pertama mereka, Lazio akan meluncurkan jersey spesial yang menduplikasi musim 1973-1974.
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Syaiful Syafar
TRIBUNKALTIM.CO - Dalam rangka memperingati 50 tahun perayaan Scudetto pertama mereka, Lazio akan meluncurkan jersey spesial yang menduplikasi musim 1973-1974.
Itu adalah musim emas di mana Lazio meraih gelar juara Liga Italia Serie A pertama mereka di bawah asuhan Tommaso Mastrelli.
Sebuah musim bersejarah yang menampilkan skuad berisi legenda klub seperti Giorgio Chinaglia, Giuseppe Wilson, dan Luciano Re Cecconi.
Scudetto kedua Lazio datang hampir 30 tahun kemudian di bawah asuhan Sven Goran Eriksson, yang membimbing klub tersebut meraih gelar Liga Italia Serie A pada musim 1999-2000.
Ketika itu tim yang terdiri dari tokoh-tokoh seperti Roberto Mancini, Juan Sebastian Veron, dan Alessandro Nesta mengamankan kejayaan.
Baca juga: 50 Tahun Perayaan Scudetto, Lazio Berencana Sambut Sven-Goran Eriksson di Stadion Olimpico
Kini, Lazio dan sponsor apparel olahraga Mizuno telah memberikan bocoran jersey spesial baru untuk memperingati 50 tahun Scudetto pertama klub.
Seragam ini akan terungkap secara lengkap pada pukul 10:00 waktu setempat di Roma pada Jumat 26 April 2024.
Seperti dilansir Il Messaggero, Lazio kemungkinan akan mengenakan seragam spesial ini untuk memperingati 50 tahun kemenangan Scudetto pertama mereka dalam pertandingan Liga Italia Serie A mendatang melawan Empoli pada 11 Mei 2024.
Kemeja tersebut berwarna biru muda dengan leher V berwarna putih dan terdapat tulisan pesan khusus di bagian dalamnya.
Nomornya akan diberi warna emas dan nama pemain dalam skuad akan disulam.
Kisah Jersey Lazio Musim 1973-1974
Penalti yang dikonversi oleh Giorgio Chinaglia pada menit ke-60 melawan Foggia memberi Lazio kejuaraan pertama dalam sejarahnya, 12 Mei 1974.
Skor 1-0 tak berubah hingga wasit Panzino dari Catanzaro meniup peluit akhir.
Itulah untuk pertama kalinya Lazio menjuarai Liga Italia Serie A pertama mereka.
Fans yang menggila langsung menyerbu masuk lapangan.
Mereka saling berpelukan, melambai-lambaikan bendera, dan mengejar para pemain Lazio dengan harapan bisa mengambil alih kaus para pemain yang kini telah memasuki sejarah.
Para pemain Lazio berusaha dengan sia- sia untuk mengalahkan penggemar mereka.
Baca juga: Bahas Liga Italia, Presiden FIGC dan Bos Lazio Saling Serang di Media, Lotito Sebut Dendam
Perburuan kaus pemain menjadi pemandangan yang paling dramatis pada hari itu.
Chinaglia sempat membuang bajunya kepada para penggemarnya.
Satu-satunya pemain yang menjaga seragamnya tetap utuh adalah kiper Felice Pulici.
Dia segera bergegas kembali ke ruang ganti kala itu.
Felice Pulici berhasil menggabungkan dua momen mendasar dalam hidupnya yang dirayakan pada hari yang sama, yakni Scudetto dan kelahiran putranya Gabriele.
Perusahaan Tuttosport, distributor eksklusif produk SS Lazio pada tahun-tahun itu, memutuskan untuk mempercayakan produksi tekstil seragam kepada perusahaan eksternal seperti Ennerre dari Pescara dan pabrik pakaian rajut Romawi.

Kaus yang diproduksi oleh Ennerre adalah model klasik yang dibuat dan digunakan selama satu dekade oleh banyak tim Italia dengan warna solid, dengan kerah "V" dan manset biru muda dihiasi dengan garis putih di dalamnya.
Nomor pemain berwarna putih terbuat dari plastik berurat tipis dan dijahit dengan mesin.
Tidak ada label internal.
Baca juga: Transfer Liga Italia, Felipe Anderson Resmi Pamit dari Lazio tapi Bukan Berlabuh ke Juventus
Kemeja tandang adalah kebalikan yang terbuat dari versi kandang.
Warnanya putih polos, dengan kerah dan manset biru muda.
Nomornya terbuat dari plastisin biru muda berurat tipis, dijahit dengan mesin ke kain.
Bagi Felice Pulici, 12 Mei 1974 yang menentukan itu merupakan tanggal emosi ganda.
Faktanya, saat Lazio menaklukkan kepastian matematis untuk menjadi juara Italia, dia di penghujung pertandingan, dengan perayaan yang sedang berlangsung, menerima kabar kelahiran putranya, Gabriele.
"Istri saya Paola akan melahirkan pada jam-jam itu. Segera setelah peluit akhir saya harus berlari mengejar pesawat dan berangkat ke Milan," kata Felice Pulici semasa hidupnya, seperti dilansir sslaziomuseum.com.
Baca juga: VIDEO Alessio Romagnoli Tiba di Roma Langsung Berpose Jersey Lazio, Eks Kapten AC Milan: Akhirnya!
Lebih lanjut, Pulici menceritakan, begitu tiba di rumah sakit, ia menunjukkan jersey Lazio-nya kepada sang istri yang bahkan tidak menyadarinya.
"Saya sangat gembira karena saya mengagumi Gabriele saya yang baru lahir, sebagai seorang ayah yang memenangkan kejuaraan".
Pulici sering berkomentar:
"Kemeja Lazio bagi saya bukanlah yang indah dengan warna putih dan biru seperti yang dimiliki rekan satu tim saya. Saya hitam, jelas sebagai penjaga gawang".

Sejarah jersey Lazio vs Foggia sangatlah spesial, tetapi Pulici sempat tak melihatnya selama bertahun-tahun.
"Selama bertahun-tahun saya tidak mendapat kabar tentang jersey legendaris itu. Jersey itu menghilang. Saya kehilangan semua harapan untuk memulihkannya, saya mencarinya ke mana-mana.
"Ketika ayah mertua saya meninggal pada hari-hari setelah kematiannya, istri saya mulai membereskan kamarnya, yang telah kami atur untuknya selama sekitar 10 tahun di rumah kami.
"Istri saya menelepon dan berkata... "Senang lihat apa yang keluar? Baju Laziomu".
"Ternyata ayah mertua saya selalu menyimpannya sebagai peninggalan berharga. Kemungkinan itu diambil sendiri di rumah sakit pada 12 Mei 1974," jelas Pulici.
Baca juga: 11 Foto Jersey Liga Italia 2023/2024: AS Roma Paling Favorit, Juventus Dapat Rating Buruk
Baju Lazio vs Foggia milik Felice Pulici terbuat dari wool, sama seperti yang digunakan oleh tim, namun dengan kerah turtleneck yang tinggi.
Nomor 1 dalam plastisin ringan dijahit dengan mesin "sora Gina" pada seragamnya.
Di dalam kerah terdapat label pemasok olahraga teknis, Tuttosport. (*)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Prediksi Skor Lecce vs AC Milan di Liga Italia Serie A Lengkap H2H dan Susunan Pemain |
![]() |
---|
Gagal Lulus Tes Medis, Victor Boniface Batal Pindah ke AC Milan |
![]() |
---|
Menanti Amuk AC Milan di Markas Lecce, Pelampiasan Rossoneri Buktikan Diri Sebagai Favorit Juara |
![]() |
---|
Klasemen dan Hasil Liga Italia: Lazio Tumbang di Kandang Como, Juventus Susul Napoli di Papan Atas |
![]() |
---|
Victor Boniface Gagal Lulus Tes Medis AC Milan, Program Latihan Pribadi Jadi Penyebabnya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.