Jumat, 17 April 2026

Tribun Kaltim Hari Ini

Empat Hari Digelar, Perputaran Uang di Eskpo Sentra UMKM Malinau Tembus Rp184 Juta Sehari

Perputaran uang selama 4 hari pelaksanaan Ekspo Desa di Sentra UMKM Malinau hampir mencapai Rp1 miliar, Minggu (28/4/2024).

Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
BANJIRI PODIUM - Ribuan warga membanjiri podium di panggung Sentra UMKM Seluwing Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Sabtu (28/4/2024) malam. 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Perputaran uang selama 4 hari pelaksanaan Ekspo Desa di Sentra UMKM Malinau hampir mencapai Rp1 miliar, Minggu (28/4/2024).

Agenda besar yang pertama kali dilaksanakan di Sentra Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Seluwing Malinau tersebut mampu menarik sekitar 30 ribu pengunjung.

Hasil survei kolaborasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan Badan Pusat Statistik atau BPS Malinau mencatat perputaran uang per hari dalam kegiatan tersebut mencapai Rp184,7 juta.

Baca juga: Mengenal Pencipta Pirolydes dari Malinau Kaltara, Solusi Peroleh Pestisida hingga Pupuk Pertanian

Proyeksi pendapatan atau perputaran uang selama 4 hari diperkirakan mencapai Rp 1 miliar termasuk pada malam puncak perayaan rangkaian 3 tahun kepemimpinan Wempi-Jakaria, Bupati dan Wakil Bupati Malinau periode 2020-2024.

"Rata-rata perputaran uang mencapai Rp184 juta per hari. Atau kalau dikalkulasikan termasuk malam puncak nilainya mungkin mencapai Rp1 miliar," ungkap penanggungjawab kegiatan yang juga Sekretaris Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus.

Perputaran uang didominasi 3 sektor utama, yakni perdagangan kecil, industri dan terbesar sektor penyediaan makan minum.
Diwawancarai terpisah, pedagang kuliner sekaligus pengelola Dapur Mama Ijah mengakui ada peningkatan signifikan selama 4 hari kegiatan.

Jika dirata-ratakan, taksiran penghasilan bagi pedagang khususnya jenis makan-minum berkisar Rp3 juta hingga Rp6 juta per hari.

"Alhamdulillah, bisa sampai Rp6 jutaan, (pendapatan) kotor. Mulai dari goreng-gorengan, sampai air mineral itu, cepat lakunya. Lumayan tinggi dari penjualan hari biasa," katanya.

Baca juga: PDRB Kabupaten Malinau Rp18,44 Triliun Tahun 2023, Urutan Ke-4 Kontribusi Perekonomian Kaltara

Manfaat yang sama dirasakan hampir seluruh pedagang yang baru beroperasi di sentra UMKM.

Dari 3 sektor utama, penyediaan makan minum seringkali menyumbang pendapatan terbesar terhadap perputaran uang di daerah.

Pedagang juga mengakui ada perbaikan dari aspek daya beli masyarakat. Sehingga kegiatan serupa diyakini dapat merangsang pendapatan usaha mikro, kecil menengah.

Berdasarkan hasil survei kolaborasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Malinau dan Badan Pusat Statistik Malinau, mencatat total pengunjung selama 3 dari 4 hari kegiatan berjumlah 22.848 orang.

Sekretaris Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus yang juga penanggungjawab kegiatan memaparkan data-data tersebut pada malam puncak perayaan 3 tahun kepemimpinan Wempi-Jakaria.

Baca juga: Penempatan Pedagang di Lapak Sentra UMKM Malinau Kaltara Gunakan Sistem Undian

Jumlah tersebut menunjukkan animo masyarakat terhadap kegiatan serupa dapat menstimulasi perputaran ekonomi daerah.

Ernes menjelaskan, awalnya masyarakat terutama pedagang menginginkan agar waktu kegiatan diperpanjang karena memiliki dampak besar terhadap omset penjualan.

Hanya dibatasi 4 hari, namun agenda yang sama akan kembali digelar sentra UMKM untuk memancing animo masyarakat.

"Ada beberapa kegiatan yang telah dianggarkan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk diagendakan kembali di sini," katanya. (mohammad supri)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya

Sumber: Tribun kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved