Jumat, 12 Juni 2026

Berita Nasional Terkini

Sejarah Hari Pendidikan Nasional, Lengkap Tujuan hingga Tokoh Dibalik Peringatan 2 Mei

Setiap tanggal 2 Mei, bangsa Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Nisa Zakiyah
Grafis TribunKaltim.co
HARI PENDIDIKAN NASIONAL - Ilustrasi. Sejarah Hari Pendidikan Nasional, lengkap tujuan hingga tokoh dibalik peringatan 2 Mei. 

Ki Hadjar Dewantara lahir pada 2 Mei 1889.

Ia memiliki nama asli Raden Mas Soewardi.

Sepanjang hidupnya, ia dikenal sebagai sosok yang kritis terhadap kebijakan pemerintah kolonial Belanda, terutama terkait pendidikan.

Ki Hadjar Dewantara menentang kebijakan pendidikan pemerintah Hindia Belanda pada masa itu, yang hanya memperbolehkan anak-anak kelahiran Belanda atau orang kaya yang bisa mengenyam pendidikan.

Sikap kritisnya tersebut membuatnya diasingkan ke Belanda bersama dengan dua rekannya, yaitu Ernest Douwes Dekker dan Tjipto Mangunkusumo.

Ketiga tokoh ini dikenal sebagai "Tiga Serangkai".

Sepulang dari Belanda, Ki Hadjar Dewantara mendirikan sebuah lembaga pendidikan bernama Taman Siswa, pada 3 Juli 1922.

Setelah Indonesia merdeka, Ki Hadjar Dewantara diangkat sebagai menteri pendidikan.

Ki Hadjar Dewantara dikenal dengan filosofi "Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani", yang artinya adalah di depan memberi teladan, di tengah memberikan bimbingan, di belakang memberi dorongan.

Ki Hadjar Dewantara wafat pada 26 April 1959.

Dan untuk menghormati jasa-jasanya terhadap dunia pendidikan Indonesia, pemerintah Indonesia menetapkan tanggal kelahirannya sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Tujuan Hari Pendidikan Nasional di Era Modern

Di era modern ini, Hari Pendidikan Nasional menjadi lebih penting dari sebelumnya dalam menghadapi tantangan dan peluang globalisasi.

Pendidikan tidak lagi terbatas pada ruang kelas, melainkan meluas ke ranah digital dan teknologi.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional menjadi panggilan untuk terus berinovasi, beradaptasi dengan perubahan.

Serta, memastikan setiap anak Indonesia memiliki akses yang sama untuk berkembang melalui pendidikan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved