Selasa, 5 Mei 2026

Pilkada Surabaya 2024

Hasil Survei Elektabilitas Terbaru di Pilkada Surabaya 2024, Petahana Rawan Tergusur

Hasil survei elektabilitas bakal calon wali kota/wakil wali kota pada Pilkada Surabaya 2024, siapa yang terkuat?

Tayang:
Kolase TribunKaltim.co
Armuji (kiri), Eri Cahyadi (tengah) dan Reni Astuti. Berikut hasil survei elektabilitas terbaru di Pilkada Surabaya 2024. 

TRIBUNKALTIM.CO - Hasil survei elektabilitas bakal calon wali kota/wakil wali kota pada Pilkada Surabaya 2024, siapa yang terkuat?

Hingga awal Mei 2024, berdasarkan hasil survei, terdapat tiga sosok yang elektabilitasnya cukup tinggi pada Pilkada Surabaya 2024 di antaranya Eri Cahyadi teratas, disusul Armuji dan Reni Astuti.

Hasil survei Pilkada Surabaya 2024 diungkap Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI), dengan periode penelitian yang berlangsung dari 15 hingga 21 April 2024.

Wali Kota Surabaya yang saat ini masih menjabat, Eri Cahyadi, menduduki posisi tertinggi dalam hal elektabilitas, dengan angka mencapai 46,2 persen.

Baca juga: Hasil Survei Terbaru Pilkada Ponorogo 2024, Elektabilitas eks Politikus Kaltim Masuk Urutan ke 4

Baca juga: Hasil Survei Pilkada Jabar 2024 Terbaru, Ridwan Kamil Teratas Disusul Dedi Mulyadi

Meskipun posisinya memimpin, namun peluang kemenangan Eri juga akan dipengaruhi oleh siapa yang menjadi calon pendampingnya.

Setelah Eri Cahyadi, terdapat nama-nama lain dalam survei ini.

Antara lain Politisi PDIP Armuji dengan elektabilitas sebesar 11,7 persen, dan politisi PKS Reni Astuti dengan elektabilitas 9,2 persen.

Survei ini melibatkan partisipasi dari 1.200 responden yang tersebar di 31 kecamatan.

Margin of error survei ini sekitar 2,8 persen, dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

"Untuk bursa calon wali kota masih dominan Eri Cahyadi," kata Direktur ARCI Baihaki Sirajt saat paparan hasil survei bertajuk Meneropong Pilwali Surabaya, Kamis (25/4/2024).

Dalam analisis Baihaki, meningkatnya elektabilitas Eri sebagian besar disebabkan oleh tingkat kepuasan terhadap Pemerintah Kota Surabaya dalam hal kesehatan, pelayanan, dan aspek lainnya.

Meskipun demikian, Baihaki menilai bahwa angka 46,2 persen untuk petahana belum dapat dianggap sebagai jaminan kemenangan yang mutlak.

Pasalnya, situasi Pilwali saat ini masih dinilai sebagai panggung yang terbuka.

Hingga saat ini, belum ada figur lain yang secara terang-terangan menyatakan diri sebagai calon yang akan menantang Eri untuk mendapatkan dukungan masyarakat dalam Pilwali mendatang.

Baca juga: Hasil Survei Bakal Calon Gubernur di Pilkada Jawa Tengah 2024, Hendrar Prihadi Masih Unggul

Oleh karena itu, persaingan yang ketat kemungkinan besar akan terjadi menjelang Pilwali.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved