Aplikasi
Pakai Fitur Enkripsi WhatsApp Hadapi Ancaman Sadap WA, Lindungi Chat dan Data Pribadi
Pakai fitur enkripsi WhatsApp hadapi ancaman sadap WA. Lindungi chat dan data pribadi pakai fitur ini.
TRIBUNKALTIM.CO - Simak informasi seputar aplikasi whatsapp 2024 terkini.
Pakai fitur enkripsi WhatsApp hadapi ancaman sadap WA.
Lindungi chat dan data pribadi pakai fitur whatsapp ini.
Khawatir HP di sadap Whatsapp pasangan, cek cara periksa WhatsApp anda jika kena sadap WA.
Saat ini WhatApp menjadi kebutuhan setiap orang, namun sayangnya popularitas WhatsApp membuat aplikasi pesan Instan milik Meta ini membuat sejumlah pihak yang tidak bertanggung yang ingin menggunakan WhatsApp untuk tindakan kriminal.
Selengkapnya ada dalam artikel ini.
Baca juga: 6 Cara Cek NIK KTP Online Anti Ribet, Bisa Lewat Website Resmi Dukcapil hingga Nomor WhatsApp
Baca juga: Cara Hadapi Sadap WA dan Peretasan, Lindungi Chat dan Data Pribadimu Pakai Fitur WhatsApp Ini
Baca juga: 4 Penyebab Gagal Scan Kode QR WhatsApp Web, Pakai 10 Cara Mengatasi Tidak Bisa Memindai Kode QR WA
Sebenarnya, Percakapan di WhatsApp baik chat maupun voice call, dilindungi oleh sistem keamanan enkripsi end-to-end (E2E).
Dengan menggunakan sistem keamanan ini, percakapan di WA terlindung dari peretas dan kebocoran data.
Untuk meyakinkan penggunanya, WhatsApp kini memberi tahu pengguna apakah chat yang ia lakukan terlindungi enkripsi end-to-end atau tidak.
Enkripsi end-to-end di WhatsApp sendiri memang dapat dinyalakan atau dimatikan.
Tanda aman atau tidaknya chat akan berupa tulisan yang dibubuhkan WhatsApp tepat di bawah nama kontak atau grup dalam tampilan obrolan WA.
Baca juga: Jangan Panik HP Kena Sadap WA Kekasih, Lindungi Data dan Chat WhatsApp Pakai Fitur Ini
Namun, teks itu tidak akan terus menerus muncul, melainkan hanya dalam beberapa detik saja.
Sebelumnya, ruang di bawah nama kontak diisi oleh keterangan kapan terakhir kali pengguna membuka aplikasi WhatsApp alias "last seen".
Nah, dengan hadirnya fitur ini, ruang itu memuat beberapa informasi meliputi teks enkripsi dan last seen secara bergantian.
Dengan adanya tanda keamanan ini, pengguna bisa tahu dan lebih yakin apakah obrolannya di WhatsApp dilindungi enskripsi atau tidak.
Perlu diketahui bahwa sistem keamanan enkripsi menggunakan kode unik untuk mentransfer informasi atau data, sehingga informasi atau isi pesan tidak bisa dipahami dengan mudah oleh pihak yang tidak berwenang.
WhatsApp sebenarnya sudah memasang sistem keamanan ini untuk melindungi pesan yang dikirim antar pengguna.
Hanya saja, pihak WhatsApp ingin memudahkan pengguna mengindentifikasi chat yang dienkripsi.
Fiturini baru digulirkan WhatsApp untuk sejumlah pengguna beta Android versi 2.24.6.11 lewat Google Play Store.
Fitur yang sama juga akan dirilis ke lebih banyak pengguna dalam beberapa minggu lagi, dihimpun KompasTekno dari WABetaInfo, Rabu (13/3/2024).
Baca juga: Tips Jika Anda Gagal Scan Kode QR WhatsApp Web, Pakai 10 Cara Mengatasi Tak Bisa Memindai Kode QR WA
Secara sederhana, enkripsi adalah sebuah metode yang memungkinkan sebuah informasi "terkunci".
Dirangkum dari Search Security, pesan terbuka (plaintext) yang dienkripsi, akan diubah ke dalam sebuah kode acak rahasia sehingga informasi sebenarnya tidak bisa dibaca.
Metode itu disebut pula dengan kriptografi.
Dalam dunia komputer, pesan yang terenkripsi disebut ciphertext.
Formula yang digunakan untuk mengunci dan membuka kunci ciphertext disebut algoritma enkripsi alias ciphers.
Di dalam cipher itu terdapat variabel unik.
Apabila di tengah pengiriman pesan terenkripsi ada penyusup yang tidak sah dan ingin mengintip isi pesan, si penyusup harus menebak sandi mana yang digunakan pengirim untuk mengenkripsi pesan tersebut serta variabel mana yang digunakan sebagai kunci untuk membuka pesan.
Tingkat kesulitan inilah yang membuat enkripsi menjadi sistem keamanan yang diunggulkan saat ini.
Banyak data sensitif dilindungi dengan sistem enkripsi, seperti data dari pemerintah dan militer.
Baca juga: 10 Tips WhatsApp Terbaru 2024, Cara Buat Stiker tanpa Aplikasi hingga Edit Pesan yang Sudah Terkirim
Namun dewasa ini, sistem enkripsi digunakan pula untuk melindungi data yang disimpan di dalam komputer dan penyimpanan perangkat.
Termasuk data yang transit melalui jaringan.
Sistem enkripsi ada beberapa macam.
Salah satunya adalah end-to-end encryption atau enkripsi dari ujung ke ujung.
Sistem ini menjamin bahwa pesan yang dikirim antara dua pihak, tidak dapat diintip oleh peretas yang mencegat jalur komunikasi. (*)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.