Pilkada Kaltim 2024
10 DPC Gerindra Se-Kaltim Sepakati Isran dan Rudy Cagub, Andi Harun Calon Tunggal Walikota Samarinda
10 DPC Gerindra Se-Kaltim Sepakati Isran dan Rudy Cagub, Andi Harun Calon Tunggal Walikota Samarinda
Penulis: Ias | Editor: Mathias Masan Ola
Laporan Wartawan TribunKaltim.co/Mohammad Fairoussaniy
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - 10 DPC Gerindra Se-Kaltim Sepakati Isran dan Rudy Cagub, Andi Harun Calon Tunggal Walikota Samarinda.
Partai Gerindra Kaltim menyelenggarakan Rakorda pada Minggu (19/5/2024) yang dihadiri 10 DPC menyepakati Isran Noor dan Rudy Mas'ud sebagai cagub dan Andi Harun sebagai calon tunggal Walikota Samarinda.
Selain Isran Noor, Rudy Mas'ud dan Andi Harun, Rakorda juga memunculkan dua nama kader Gerindra Kaltim sebagau calon Wakil Gubernur Kaltim. Keduanya adalah Makmur HAPK dan Seno Aji.
Baca juga: 2 Kriteria Bakal Calon Wakil Gubernur Pendamping Rudy Masud di Pilkada Kaltim 2024
Hal tersebut ditegaskan DPD Partai Gerindra Kaltim yang sudah sepakat dan menandatangani pernyataan sikap bersama seluruh DPC Partai Gerindra se-Kaltim, dalam Rakorda pada Minggu 12 Mei 2024.
Hasil kesepakatan mengusung bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur untuk Pilkada serentak pada November 2024 mendatang.
Serta bersepakat mengusulkan Ketua DPD Partai Gerindra Kaltim, Andi Harun sebagai calon tunggal di Pilkada Samarinda 2024.
Seluruh DPC telah membuat kesepakatan dan menandatangani pernyataan sikap itu.
Pertama, seluruh DPC se-Kaltim mendukung dan mengharapkan kesolidan DPD Partai Gerindra Kaltim yang dipimpin Andi Harun.
Baca juga: Pilkada Kaltim 2024, Terima Segala Konsekuensi Seno Aji Siapkan Logistik Pemilu Dampingi Rudy Masud
Kedua, seluruh DPC bersepakat untuk mengusung dan mengusulkan bakal calon Gubernur dari Partai Gerindra Kaltim yakni Isran Noor dan Rudy Mas'ud. Serta Calon Wakil Gubernur yakni kader internal Gerindra yaitu Seno Aji dan Makmur HAPK.
"Sebagai calon Walikota Samarinda, kami mengusulkan Ketua DPD Partai Gerindra Kaltim Andi Harun, jadi beliau maju sebagai calon tunggal untuk Pilkada Samarinda 2024," jelas Sekretaris Tim Penjaringan Partai Gerindra Kaltim, Helmi Abdullah didampingi Ketua Tim Penjaringan dan seluruh Ketua DPC Partai Gerindra se-Kaltim.
Nama Seno Aji sendiri memang jadi perbincangan, dan ia pun telah menegaskan kesiapannya terkait Pilkada mendatang, bahkan siap berpasangan dengan Rudy Mas'ud.
Tidak Diragukan Lagi
Sementara itu Ketua DPD Partai Golkar Kaltim, Rudy Mas'ud menyambut positif usulan Partai Gerindra dalam Rakorda terkait Bacagub yang memasukkan namanya, maupun figur Bacawagub dari internal Gerindra.
Baca juga: 7 Parpol Terima Proposal Isran Noor - Hadi di Pilkada Kaltim 2024, Mustahil Kolaborasi Sama Golkar
Ia juga mengatakan jika melihat dua figur yang diusulkan sebagai bacawagub, Seno Aji dan Makmur HAPK tentunya tak bisa diragukan lagi dalam kancah perpolitikan Kalimantan Timur.
"Intinya, keduanya punya kapasitas dan kapabilitas yang sama–sama memiliki kompetensi luar biasa," sebutnya.
Tetapi menurut Rudy Mas'ud, jika benar Golkar dan Gerindra akan mengarungi bahtera yang sama dalam Pilkada November 2024 mendatang, tentu ia mengikuti apa yang menjadi aspirasi internal partai yang juga masuk dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) ini.
"Bahwa siapapun yang diusung Partai Gerindra, kita (Golkar) tinggal mengikuti saja, sami'na wa atho'na. Saya yakin Partai Gerindra punya kader-kader yang mumpuni di segala bidang, punya kompetensi, bukan saja kapasitas dan kapabilitas, tapi punya elektabilitas yang tinggi," jelasnya.
"Soal siapa (figur Bacawagub), biar partai Gerindra saja yang menentukan," imbuh Rudy Mas'ud.
Baca juga: Pilkada Kaltim 2024, Isran Noor yang Putuskan Batal Maju Perseorangan, Terungkap Reaksi Hadi Mulyadi
Politisi yang karib disapa Harum ini juga menekankan bahwa DPP Golkar tentunya memprioritaskan Koalisi Indonesia Maju (KIM) hingga ke daerah.
Partai Gerindra tentu diakui Rudy Mas'ud sebagai salah satu partai yang sangat diharapnya bergabung dalam koalisi di Pilgub Kaltim nantinya.
"Bersatu kita teguh, bercerai kita banyak yang menunggu. Pastinya sangat ingin (bersama dalam koalisi), karena instruksi DPP terkait Koalisi Indonesia Maju (KIM), maka Gerindra jadi salah satu kandidat paling diinginkan Golkar untuk bersama–sama," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, lebih lanjut terkait mekanisme penjaringan, Ketua Tim Penjaringan Gerindra Kaltim, Ekti Imanuel menegaskan, DPC di Kabupaten/Kota termasuk Provinsi membuka penjaringan paling tidak untuk sepekan atau 7 hari kedepan sebelum diusulkan ke DPP Partai Gerindra Kaltim.
Rekomendasi DPP sendiri bakal keluar mengikuti jadwal tahapan Pilkada yang telah ditetapkan KPU.
Baca juga: PDIP Menarik Minat Petahana Mendaftar di Pilkada Kaltim, Hadi Mulyadi antar Langsung Berkas Lamaran
Untuk di Kabupaten/Kota, nama–nama penjaringan dibuka untuk internal dan eksternal Partai Gerindra.
Nanti 10 Kabupaten/Kota kita terima di DPD, kemudian dibawa ke DPP, kalau rekomendasi ya tahapan Pemilu sudah ada.
"Pasangan lain masing menunggu dan instruksinya membuka pemdaftaran, mungkin Kota Samarinda seperti 2020 juga hanya membuka pendaftaran bakal Calon Wakil Wali Kota, tapi terbuka juga (untuk Bakal Calon Wali Kota)," tandasnya.
Ekti lebih lanjut menegaskan bahwa seluruhnya akan berproses di penjaringan Pilkada 2024 dan sangat berbeda dengan Pileg lalu, tentunya Partai Gerindra ingin kembali memenangkan kontestasi dengan mengusung bakal calon yang potensial.
"Kita serahkan ke DPC masing–masing, butuh kekuatan yang baru. Jika tingkat Provinsi baru bakal calon, tapi nanti kita terbuka saja," ujarnya.
Baca juga: Pilkada Kaltim 2024 Andi Harun Sebut Partai Gerindra Utamakan Kader, Tokoh Besar Bisa Dinaturalisasi
Disinggung terkait pengusungan nama Seno Aji dan Makmur HAPK pada Pilgub 2024, Ekti memberi penjelasan.
Bahwa Partai Gerindra Kaltim, memiliki potensi mengusung kader sendiri karena memiliki 193.186 suara dengan 10 kursi di parlemen, tentunya tinggal 1 kursi bisa mengusung kader sendiri.
"Semua partai berharap, tidak bisa nomor satu, paling tidak wakil (Gubernur). Kita 10 kursi tentu berharap kader sendiri," pungkasnya. (*)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya
| 3 Catatan Evaluasi Pelaksanaan Pilkada Kaltim 2024, KPU Ingin Data Faktual |
|
|---|
| Ungkap Hasil Tes Kesehatan Bagus, Gubernur Kaltim Terpilih Rudy Masud Nyatakan Siap Bertugas |
|
|---|
| 20 Kasus Sengketa Pemilihan Gubernur 2024 yang Ditolak MK, Termasuk Isran-Hadi di Kaltim |
|
|---|
| Pidato Rudy Mas'ud Usai Ditetapkan KPU Jadi Gubernur Terpilih, dari Takdir hingga PR Pemprov Kaltim |
|
|---|
| Lengkap Pernyataan Isran Noor-Hadi Mulyadi Soal Putusan MK Sengketa Pilkada 2024 di Kaltim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240520_Wagub-Kaltim-Pilkada-Kaltim-2024.jpg)