Kamis, 7 Mei 2026

Tribun Kaltim Hari Ini

Kebakaran Kilang Pertamina Balikpapan, Warga Panik Lihat Api, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Kilang Pertamina Balikpapan di Jalan Yos Sudarso atau yang kerap disebut jalan minyak, kawasan Balikpapan Barat terbakar pada Sabtu (25/5) dini hari s

Tayang:
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Rita Noor Shobah
TribunKaltim.co
Tribun Kaltim edisi hari ini, Minggu 26 Mei 2024 - Kilang Pertamina Balikpapan di Jalan Yos Sudarso atau yang kerap disebut jalan minyak, kawasan Balikpapan Barat terbakar pada Sabtu (25/5) dini hari sekira pukul 04:24 Wita.  

TERDENGAR LETUPAN

  • Pukul 04.00 WITA
    Kilang beroperasi normal dengan Kap CDU IV 174 MBSD, HVU II 40 MBSD
  • Pukul 04.25 WITA
    - Informasi awal dari tim operasi terdapat suara letupan di sekitar area CDU IV dekat area C-1-02
    (Kerosene Stripper Column)
    - Selanjutnya langsung dilakukan upaya pengamanan dengan ESD CDU-IV, NHT-PLF dan normal
    shutdown HVU II dan HPU A.
    - Tim fire fighting langsung menuju TKP melakukan proses pemadaman dan pendinginan equipment
    sekitar (Tangki Naphtha, Tangki LPG dan Tangki HVGO)
  • Pukul 07.30 WITA
    - Api berhasil dipadamkan secara maksimal
    - Proses pemadaman menggunakan 6 unit fire truck RU V dan 1 unit fire truck PHM dan gun monitor di
    sekitar kejadian
    - Pendinginan di area guna memastikan tidak ada potensi kebakaran ulang.

Sumber: PT KPI

Bakal jadi yang Terbesar

KILANG atau Refinery Unit (RU) V Balikpapan merupakan salah satu Unit Bisnis Direktorat Pengolahan Pertamina yang produknya mayoritas disalurkan ke kawasan Indonesia bagian Timur Indonesia, dan beberapa produk disalurkan ke Indonesia bagian Barat dan diekspor.

Area Manager Communication, Relations, & CSR PT Kilang Pertamina Internasional Unit Balikpapan, Dodi Yapsenang mengungkapkan, Kilang Balikpapan merupakan kilang terbesar kedua milik Pertamina.

Saat ini menurut Dodi, kilang Pertamina yang terbesar adalah Kilang Cilacap. Namun, ke depannya Kilang Balikpapan tengah didorong pengembangannya oleh Pertamina. Diharapkan dalam beberapa tahun mendatang kilang ini akan menjadi kilang terbesar milik BUMN sektor migas tersebut.

"Saat ini Kilang Balikpapan bukan yang terbesar milik KPI, yang terbesar masih di Kilang Cilacap. Tapi Kilang Balikpapan memang sedang didorong pengembangannya dan menjadi yang terbesar ke depannya," ungkap Dodi saat dihubungi Tribunnews, Sabtu (25/5).

"Kapasitas produksinya sekitar 260 MBSD (miles/ thousand barrels per stream day)" sambungnya. Ia melanjutkan, Kilang Balikpapan memproduksi dan mengolah berbagai macam jenis bahan bakar minyak (BBM), termasuk BBM subsidi jenis Solar hingga Pertalite.

"Kilang Balikpapan itu produksinya seperti BBM subsidi juga seperti Pertalite dan juga termasuk Solar," ucapnya.

Mengutip keterangan Pertamina, Kilang Balikpapan merupakan salah satu Unit Bisnis Direktorat Pengolahan Pertamina yang produknya disalurkan ke kawasan Indonesia bagian Timur di Indonesia dan beberapa produk disalurkan ke Indonesia bagian Barat dan diekspor. 

Sejak pertama kali dibangun RU V telah mengalami beberapa kali perbaikan guna meningkatkan margin dan kapasitas produksi. Pertamina menyebut, produk-produk yang sesuai dengan Service Level Agreement (SLA) yaitu meliputi BBM seperti Premium, Kero, Solar, Pertadex dan Pertamax.

Selain itu Kilang Balikpapan juga memproduksi non-BBM seperti Smooth Fluid 05 dan LPG.

Seluruh produk yang dihasilkan digunakan untuk memasok kebutuhan dalam negeri khususnya wilayah Indonesia Bagian Timur. Kilang ini telah beroperasi sejak 1922 dan saat ini memasok hingga 26 persen total kebutuhan BBM di seluruh Indonesia. Lokasi RU V sangat strategis untuk memasok kebutuhan BBM di kawasan Indonesia Timur, dan didukung oleh jaringan distribusi yang baik, mencakup pipa distribusi,kapal tanker, serta moda transportasi darat.

Saat ini kapasitas Refinery Unit V memiliki kapasitas pengolahan minyak mentah 260 MBSD (miles/ thousand barrels per stream day) setara 25 persen dari kapasitas intake nasional dan market share BBM 15,6 persen skala nasional. Kapasitas kilang RU V ditargetkan untuk dikembangkan menjadi 360 MBSD. (*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Katim untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved