Berita Mahulu Terkini
Pentingnya Kolaborasi dan Menekuni Pertanian di Mahakam Ulu Kaltim
Masyarakat di Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur, disarankan harus lebih meningkatkan perhatian terhadap pengembangan sektor pertanian.
Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Masyarakat di Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur, disarankan harus lebih meningkatkan perhatian terhadap pengembangan sektor pertanian di Mahakam Ulu.
Hal ini guna meningkatkan kesejahteraan rakyat dan menyarankan masyarakat agar tidak hanya fokus pada bidang UMKM.
Demikian ditegaskan oleh Kepala Bagian Ekonomi Kabupaten Mahulu, Lung dalam perbincangan dengan TribunKaltim.co. pada Selasa (4/6/2024) di Ujoh Bilang, Mahakam Ulu, Provinsi kalimantan Timur.
Menurut dia, lantaran terlalu kuatnya arus untuk memperkuat ekonomi makro yang berbasis pada moneter dan fiskal.
Baca juga: Pemkab Mahulu Ajak Masyarakat Kolaborasi Ciptakan Teknologi Pertanian yang Sederhana
Mengenai sektor Usaha Mahasiswa Kelas Menengah (UMKM), dirinya memberi pesan agar tidak semua masyarakat bergerak di bidang yang sama.
Tapi sektor lainnya juga harus turut dikembangkan seperti sektor pertanian dan perkebunan di Mahakam Ulu.
"Jangan semua orang mau buka toko, nanti siapa yang beli. Dalam arti jangan semuanya buka toko," ujarnya.
Terlebih karena penduduk sebagai konsumen dari sebuah usaha masih tergolong sedikit.
Ia menyebut, jumlah penduduk di Kabupaten Mahakam Ulu juga ikut berpengaruh terhadap pendapatan.
"Jadi terbagi-bagi ya, sedikit omzet per hari ya berapa saja, tidak semua orang belanja setiap hari," tuturnya.
Maka dari itu, dia menekankan sektor pertanian dan perkebunan juga harus dikembangkan masyarakat sebagai salah satu sumber mata pencaharian di Mahakam Ulu.
Untuk memaksimalkan sektor tersebut, perlu ada kolaborasi yang baik antar sektor dalam pengembangan pertanian masyarakat Mahakam Ulu dari berbagai aspek.
"Pertanian itu harus dikolaborasikan. Pertanian dengan pariwisata, pariwisata dengan PUPR untuk melengkapi infrastrukturnya, perhubungan juga, dinas pemberdayaan masyarakat, dinas kesehatan, jadi tidak bisa berdiri sendiri," beber Lung.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240605_Petani-Membuat-Pagar-untuk-Tanaman.jpg)