Jumat, 10 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Dishub Samarinda Kaji Angkutan Pelajar, Persiapkan 2 Skema Pengadaan Bus

Pemkot Samarinda melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tengah sibuk mempersiapkan dua opsi skema pengadaan bus

Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA
BUS PELAJAR - Ilustrasi bus pelajar. Dishub Samarinda tengah sibuk mempersiapkan dua opsi skema pengadaan bus, yaitu buy the service (beli layanan) dan investasi. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Belakangan ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tengah sibuk mempersiapkan dua opsi skema pengadaan bus, yaitu buy the service (beli layanan) dan investasi.

Demikian dibeberkan oleh Kadishub Samarinda Hotmarulitua Manalu kepada TribunKaltim.co pada 18 Juli 2024. 

Dia katakan, ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu agar Kota Samarinda memiliki moda transportasi modern sebagai penunjang Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara.

Selain mempersiapkan transportasi massal berbasis lingkungan, Dishub Samarinda rupanya juga tengah menyiapkan kajian pengadaan angkutan khusus untuk anak sekolah.

Baca juga: 2 Trayek Bus Listrik di Samarinda Bakal Beroperasi Tahun Ini

Hal ini berdasarkan pembicaraan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Samarinda pernah menerbitkan edaran larangan membawa kendaraan bagi anak sekolah.

Rencana ini pun juga telah disetujui oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun.

"Sudah ada kajiannya di tahun ini. Tapi itu jatuhnya angkutan khusus pelajar, bukan angkutan umum," sebut Kadishub Samarinda Hotmarulitua Manalu.

Dia menambahkan, Kepala Bidang Angkutan Dishub Samarinda, Ayatullah Khumaini, menjelaskan bahwa uji coba awal angkutan khusus pelajar akan dilakukan di dua kecamatan, yaitu Samarinda Kota dan Samarinda Ulu.

Pemilihan kedua kecamatan ini didasarkan pada kepadatan sekolah yang saling berdekatan.

 "Memang uji coba di dua kecamatan itu. Tapi tidak menutup kemungkinan, kecamatan di sekitarnya ikut dilewati di jalur itu. Saat ini masih proses studinya dulu," ujar Ayatullah.

Lebih lanjut, Ayatullah menjelaskan bahwa fokus utama tahun ini adalah menyelesaikan kajian bus sekolah. Detail seperti vendor, jumlah armada, dan jalur yang dilalui masih dalam tahap perhitungan, termasuk perkiraan jumlah siswa yang akan diangkut.

 "Makanya kita akan koordinasi dengan Disdik, kita minta data jumlah sekolah, jumlah siswa, kebiasaan kendaraan di situ. Target rampung kajian soal bus sekolah itu bulan depan," tambahnya," ujarnya.

Meski saat ini juga fokus menyelesaikan kajian bus sekolah, namun secara kematangan kajian pihaknya akan memprioritaskan pengadaan bus listrik untuk transportasi massal terlebih dahulu.

Sehingga dipastikan transportasi publik ini dapat beroperasi di tahun depan, sesuai target Wali Kota Samarinda Andi Harun.

Karena secara umum untuk banyak orang. Tahun ini masih fokus kajian bus sekolah saja, tahun anggaran juga sudah mepet.

"Mungkin tahun depan," pungkas Ayatullah.

(*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved