Kamis, 16 April 2026

Berita Mahulu Terkini

Kadisparpora Mahulu Kaltim Minta KONI Optimalkan Peningkatan SDM Olahraga

Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) agar terus dan lebih optimal dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) ataupun pelaku olahraga

Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/KRISTIANI TANDI RANI
Kadisparpora berharap kedepannya KONI semakin aktif dala pelaksanaan olahraga yang dilakukan atlet muda Mahulu, Kaltim.TRIBUNKALTIM.CO/KRISTIANI TANDI RANI 

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Kadisparpora), Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timurr Yason Liah meminta, kepada pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) agar terus dan lebih optimal dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) ataupun pelaku olahraga.

Selama ini pengurus KONI Mahulu sudah cukup berperan aktif dalam menjalankan visi dan misinya serta terlibat secara aktif dalam menjalankan program yang berkaitan dengan olahraga.

Ia berharap kedepannya KONI lebih meningkatkan partisipasinya.

Utamanya dalam mengajukan permohonan kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan untuk meningkatkan SDM di bidang olahraga.

"Mulai dari penyusunan perencanaan kegiatan, mengidentifikasi event-event, kemudian menyusun proposal dan mengajukannya kepada pemerintah sesuai dengan ketentuan pemanfaatan dana-dana bantuan. Misalnya dalam bentuk hibah oleh pemerintah itu harus dipenuhi dulu sehingga semuanya bisa berjalan pada koridor ketentuan yang berlaku," katanya, Senin (22/7/2024).

Baca juga: KONI Mahulu Pilih Ketua Baru, Bupati Ingatkan Harus Berkapasitas dan Punya Visi Memajukan Olahraga

Baca juga: KONI Kaltim Kukuhkan 59 Manajer Cabor yang Akan Tampil di PON XXI 2024 Aceh-Sumatra Utara

Ia menyebut untuk pengembangan SDM di masing-masing Cabang Olahraga (Cabor) sudah memiliki akreditasi.

Namun, dari akreditasi Cabor itu masih ada yang perlu untuk dilakukan pembaharuan akreditasi.

"Makanya ada yang perlu ditambah ada juga yang sedang menunggu. Misalnya proses habisnya masa akreditasi," ujarnya.

Seperti beberapa Cabor yang sering dipertandingkan, ada yang sudah berakhir masa akreditasi pada tahun 2026 mendatang.

Utamanya SDM yang terlibat sebagai pelaku olahraga harus memiliki akreditasi.

"Sehingga untuk saat ini yang ada itu mungkin jumlah dari SDM untuk memiliki akreditasi di kepelatihan kemudian di keperwasitan dan sebagainya. Itu yang perlu ditingkatkan lagi," ucapnya.

Ia mengakui bahwa semua aspek pendukung olahraga di Mahulu harus memiliki akreditasi yang berkualitas.

Termasuk event perlu juga untuk diikutkan, tapi itu semua harus direncanakan dengan baik dan diajukan secara teratur sesuai dengan ketentuan.

Kedepannya perlu administrasi yang terstruktur agar kesalahan dan kekurangan yang lama tidak terulang lagi.

Baca juga: Belum Punya Ketua Baru, Dana Operasional KONI Berau bisa Hangus Lagi

"Saya tidak mau pengalaman yang lalu mungkin kekurangan kita, terulang lagi. Jadi semua harus lewat mekanisme perencanaan kegiatan yang sesuai kemudian disusun proposal yang mumpuni," tuturnya.

Penyusunan proposal harus sesuai dengan hasil dari identifikasi, event-event yang ada, rapat-rapat kerja yang baik dari unsur yang menangani keolahragaan di Mahulu dan Indonesia secara keseluruhan. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved