Berita Viral
Duduk Perkara Anggota PSHT Keroyok Polisi di Jember, Blokade Jalan dan Lempari Batu
Duduk perkara anggota PSHT keroyok polisi di Jember, blokade jalan dan lempari batu.
TRIBUNKALTIM.CO - Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) trending di media sosial X, Selasa (23/7/2024).
PSHT trending imbas insiden oknum anggota PSHT mengeroyok polisi di Jember, Jawa Timur.
Kini, sebanyak 22 anggota Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) ditangkap usai mengeroyok polisi pada Selasa (23/7/2024) di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Baca juga: Ratusan Pesilat PSHT Berebut Ketua DPRD Kukar Cup 2024, Total Peserta 533, Terbanyak dari Loa Janan
Kapolres Jember, AKBP Bayu Pratama Gubunagi mengungkapkan, puluhan orang tersebut sudah diserahkan langsung oleh pengurus PSHT ke kantor polisi.
Sementara, beberapa orang lain yang terindikasi melakukan pengeroyokan telah dijemput paksa oleh petugas.
Berikut kronologi pengeroyokan polisi di Jember oleh oknum pesilat PSHT.
Duduk perkara oknum PSHT keroyok polisi
Dikutip dari pemberitaan Kompas.com, Senin (22/7/2024), peristiwa itu bermula ketika anggota Polsek Kaliwates, Jember melakukan patroli pada Senin (22/7/2024) pukul 01.00 WIB.
Kelima anggota Polsek Kaliwates yang melakukan patroli adalah Aiptu Agus Sutikno, Aipda Kusnadi, Aipda Parmanto Indrajaya, Bripka Radya, dan Bripka Andre.
Mereka melakukan patroli dan pengamanan di Jalan Hayam Wuruk, Kaliwates, tepatnya di lampu merah simpang tiga Transmart.
Bayu Pratama menuturkan, kelima anggota tersebut melakukan pengaturan lalu lintas karena oknum pesilat PSHT sedang konvoi dan memblokade jalan di simpang tiga Transmart.
Mereka juga menghalau rombongan anggota PSHT yang ingin menutup jalan tersebut.
Aiptu Agus Sutikno dan Aipda Kusnadi kemudian memberikan imbauan untuk tidak menutup jalan.
Beberapa saat kemudian, mobil patroli dilempari batu oleh rombongan PSHT.
Baca juga: PSHT Cabang Paser Berkontribusi Torehkan Prestasi untuk Daerah di Bidang Olahraga
Aipda Parmanto yang ada dalam mobil patroli dikeroyok massa dan mengalami luka hingga dibawa ke Rumah Sakit (RS) Kaliwates.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240723_PSHT.jpg)