Senin, 20 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Alasan Warga Samarinda Kepincut Ingin Naik Bus Balikpapan City Trans

Saat ini, Kaltim didorong untuk memiliki transportasi publik yang maju dan terintegrasi, seperti yang diterapkan di Jakarta yang menggunakan bus.

Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
BUS TRANS BALIKPAPAN - Kehadiran transportasi di Kota Balikpapan menggugah rasa penasaran dari beberapa warga Samarinda, sehingga ingin merasakan langsung pengalaman naik Bus Balikpapan City Trans yang cukup populer di Kalimantan Timur ini. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Saat ini, Kalimantan Timur didorong untuk memiliki transportasi publik yang modern dan terintegrasi, seperti yang diterapkan di Jakarta yang menggunakan Bus Rapid Transit (BRT). 

Sejak bulan lalu, Kota Balikpapan kini memiliki sarana  transportasi publik dengan skema layanan buy the service (BTS) di Kaltim bernama Bus Balikpapan City Trans.

Kehadiran transportasi di Kota Minyak ini juga menggugah rasa penasaran dari beberapa warga Samarinda, sehingga ingin merasakan langsung pengalaman naik Bus Balikpapan City Trans yang cukup populer di Kalimantan Timur ini.

Seperti halnya yang disampaikan Tika, warga Samarinda, mengaku sangat tertarik dengan Balikpapan City Trans setelah melihat berbagai unggahan di media sosial. 

Baca juga: Penumpang Wajib Pakai e-Money saat Uji Coba Bus Balikpapan City Trans 1-20 Agustus 2024, Apa Bayar?

"Kelihatannya busnya bagus, bersih, dan fasilitasnya lengkap. Pengen banget nyoba naik," ujarnya pada TribunKaltim (4/8).

Warga Samarinda yang beruntung sempat mencoba Balikpapan City Trans pun turut membagikan pengalamannya saat pertama kali mencoba. 

Riri Prisa, warga Samarinda Seberang mengaku tak sengaja menaiki transportasi umum ini.

"Kemarin diajakin keluarga pas ke Balikpapan, dan diajak naik bus ini buat keliling. Bayar pakai e-money tapi kemarin masih masa uji coba dan tarifnya masih Rp 0 rupiah," tutur Prisa.

Prisa mengaku antusias saat menaiki bus ini, terlebih fasilitas yang diberikan terbilang lengkap. Mulai dari AC, CCTV, dan ramah disabilitas.

Sebelumnya, Pemkot Samarinda juga merencanakan pengadaan transportasi serupa di Kota Tepian. 

Namun Prisa tak begitu yakin penerapan ini dapat optimal di Kota Samarinda lantaran kondisi jalanan di Samarinda terbilang sempit dan berkelok.

Baca juga: Fakta-fakta Sopir Angkot Unjuk Rasa Tolak Bus Balikpapan City Trans, Protes Jumlah Penumpang Turun

Sering macet juga. Kayaknya masih perlu ada perbaikan jalan dulu, misal juga ada regulasi untuk para PKL supaya gak jualan di trotoar.

''Karena kan trotoar untuk pejalan kaki. Tapi kalau untuk pengadaan transportasi seperti ini di Samarinda kayaknya belum memungkinkan," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved