Berita Kutim Terkini
Pemuda Kutim yang Tenggelam di Sungai Batu Dinding Wahau Ditemukan 2 Km dari TKP
Pemuda dengan inisial AR (22) yang dinyatakan tenggelam di Sungai Batu Dinding, Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur ditemukan
Penulis: Nurila Firdaus | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Pemuda dengan inisial AR (22) yang dinyatakan tenggelam di Sungai Batu Dinding, Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur telah ditemukan oleh Tim Pos SAR Kutim pada Selasa, 13 Agustus 2024 sekitar pukul 10.30 Wita.
Kepala Basarnas Kalimantan Timur, Dody Setiawan kepada Tribunkaltim.co melalui sambungan seluler mengaku, menerima laporan dari Tim Basarnas yang bertugas di lapangan, dalam hal ini Tim Pos SAR Kutim, menemukan jenazah AR dalam kondisi mengambang.
"Korban ditemukan oleh Tim SAR gabungan saat pencarian di permukaan air, artinya korban sudah dalam kondisi mengapung, korban sudah di permukaan air di pinggiran sungai," ujar Dody, Selasa (13/8/2024).
Lanjutnya, korban juga ditemukan sekitar 2 kilometer dari tempat kejadian perkara (TKP) arah hilir Sungai Batu Dinding, Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur.
Baca juga: Pemuda yang Tenggelam di Sungai Batu Dinding Kutai Timur Ditemukan Meninggal Dunia
Baca juga: Jasad Remaja 16 Tahun yang Tenggelam di Sungai Karang Mumus Samarinda Ditemukan
Kronologi
Awalnya, di hari Minggu (11/8/2024) lalu, AR bersama temannya sedang berenang di Sungai Batu Dinding, Kecamatan Muara Wahau, Kutim.
Lalu, saat arus deras, ia dan temannya berusaha berenang untuk kembali ke daratan.
"Mungkin arusnya deras ya, nah temannya berhasil ke selamat (ke daratan) tetapi korban ini terbawa arus sungai dan tenggelam, tidak bisa mengendalikan kondisinya," jelasnya.
Pada hari Senin (12/8/2024) pada 14.00 Wita, Basarnas Kaltim mendapat laporan kejadian tersebut sehingga sekitar 14.20 Wita pihaknya menurunkan personil dari Tim SAR Kutim.
Perjalanan kurang lebih 6 jam dari Pos SAR Kutim, Jalan A.W Syahranie, Sangatta menuju Sungai Batu Dinding, Muara Wahau.
"Akhirnya tadi Selasa, 13 Agustus 2024 sekitar pukul 10.30 Wita korban ditemukan," imbuhnya.
Baca juga: Keluarga Beber Remaja 16 Tahun yang Tenggelam di Sungai Karang Mumus Samarinda tak Bisa Berenang
Imbauan Basarnas Kaltim
Di akhir, Dody juga memberikan imbauan khususnya bagi masyarakat Kutai Timur agar lebih berhati-hati saat bermain di sungai.
Apalagi, menurutnya di Kutim memiliki banyak sungai, dimana sungai itu terkadang kedalamannya tidak sama sehingga berpotensi terjadinya arus deras.
"Kalau sekiranya arus (sungai) sedang deras, sebaiknya diurungkan niatnya untuk berenang," pungkasnya. (*)
| Kejar Swasembada Pangan, Pemkab Kutim Targetkan 20 Ribu Hektare Sawah |
|
|---|
| Bupati Kutim Resmikan Rumah Adat Kutai, Siap Gelar Erau Adat Tahun Ini |
|
|---|
| Bupati Kutim Ardiansyah Berlakukan WFH Bagi ASN di Hari Jumat, Kecuali Pejabat Eselon III, II dan I |
|
|---|
| Harga LPG Nonsubsidi di Sangatta Kutim Melonjak, Pedagang dan Warga Keluhkan Penurunan Daya Beli |
|
|---|
| Keluhan Sopir Travel di Kutim, Harga Dexlite Rp 24 Ribu, Isi Rp 750 Ribu Tak Sampai Setengah Tangki |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240813-Pemuda-yang-tenggelam-di-Sungai-Batu-Dinding.jpg)