Senin, 4 Mei 2026

Ibu Kota Negara

Bakpia Sari Berkah 99 Asal Paser akan Dipasarkan di IKN Nusantara Kaltim

Upacara HUT Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia akan perdana dilaksanakan di Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara.

Tayang:
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
BAKPIA DARI PASER - Pemilik Usaha Bakpia Sari Berkah 99, Isyanto bersama istri saat melakukan pengemasan produk bakpia miliknya di Desa Klempang Sari, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Upacara HUT Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia akan perdana dilaksanakan di Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur

Dalam peringatan HUT Kemerdekaan itu, rencananya akan disiapkan fasilitas berupa sentra ekonomi kreatif yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Kamis (15/8/2024). 

Seperti yang diutarakan pemilik usaha Bakpia Sari Berkah 99 asal Kabupaten Paser, Isyanto yang mengaku akan ada puluhan pelaku UMKM di Kaltim yang akan menjajakan produk cemilan di IKN Nusantara

"Kami dari Bakpia Sari Berkah 99 dan Gula Aren Buen Were dari Paser, akan diberi ruang untuk menyuplai produk saat upacara kemerdekaan di IKN," terang pelaku UMKM asal Kecamatan Kuaro, Paser yang akrab disapa Yanto. 

Baca juga: Efek Positif IKN Nusantara, PHRI Dorong Hotel-hotel Baru Muncul di Penajam Paser Utara

Ruang bagi pelaku UMKM itu, akan difasilitasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Otorita IKN. 

"Total ada seribu pcs atau kemasan yang bakal dijajakan di IKN Nusantara, jadi produk bakpia sari berkah 99 akan mejeng di IKN," tambahnya. 

Yanto merasa sangat bersyukur atas produk olahannya itu yang akan mejeng di IKN Nusantara, sehingga bisa meningkatkan jangkauan pasarnya. 

Diakui, secara langsung bisa sangat membantu mempromosikan Bakpia 99 asal Desa Klempang Sari sehingga dapat dikenal lebih luas. 

"Rencana untuk dilibatkannya kami saat upacara di IKN tentu menjadi pelecut semangat sebagai pelaku UMKM, semoga usaha kami ke depannya semakin berkembang," harapnya. 

Dalam menjalankan usahanya itu, sudah ditekuni sejak 4 tahun lalu yang dulunya hanya berbekal Rp500 ribu sebagai modal awal. 

Baca juga: Megawati hingga SBY Tak Bisa Hadiri Upacara HUT RI di IKN Kaltim, Ini Alasannya

Bakpia buatannya itu, juga menyesuaikan lidah masyarakat Kabupaten Paser yang multikultural, diantaranya suku Paser, Bugis, Banjar dan Jawa. 

"Setiap bakpia yang dibuat, saya selalu meminta masukan kepada konsumen atau warga yang mencicipinya, seperti dari segi tekstur, bentuk hingga rasanya dan itu butuh proses yang cukup lama sampai dapat produk yang benar-benar pas," ulas Yanto. 

Untuk bakpia yang dijualnya itu memiliki dua pilihan yaitu, bakpia basah dan kering dengan berbagai varian rasa. Mulai kacang hijau, cokelat, ubi ungu, keju, cappucino hingga durian. 

"Alhamdulillah bakpia kita disukai masyarakat sini (Paser). Bukan berarti kami tidak menghargai produk bakpia yang di Jawa, artinya yang di Jawa sudah punya konsumennya sendiri dan kami juga menciptakan konsumen sendiri," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved