Berita Mahulu Terkini

Gerindra Usulkan Devung Paran jadi Ketua DPRD Mahulu Kaltim

DPRD Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur segera akan menetapkan ketua definitif setelah dipimpin ketua sementara, Devung Paran

Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/KRISTIANI TANDI RANI
Pelaksanaan pelantikan Devung Paran sebagai ketua sementara DPRD Mahulu.TRIBUNKALTIM.CO/KRISTIANI TANDI RANI 

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - DPRD Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur segera akan menetapkan ketua definitif setelah dipimpin ketua sementara, Devung Paran, selama beberapa bulan terakhir.

Berdasarkan perolehan kursi di DPRD Mahulu, partai Gerindra mendominasi dengan delapan kursi. 

Partai yang berlambang burung Garuda tersebut siap untuk mengusulkan kadernya menjadi ketua DPRD Mahulu definitif untuk periode 2024-2029.

Ketua DPC Partai Gerindra Mahulu, Novita Bulan, telah mengajukan nama Devung Paran ke DPP Gerindra. 

Proses ini dipastikan akan selesai dalam waktu dekat dan akan disahkan melalui rapat paripurna dewan.

"Tetap Ibu Devung Paran yang diusulkan. Saat ini kami sedang menunggu proses surat-menyurat dari DPP Gerindra, kemungkinan besar suratnya akan keluar dalam waktu dekat," katanya, Selasa (10/9/2024). 

Baca juga: Owena Mayang Shari Bakal Maju Pilkada 2024, Tim Pemenangan Sebut Siap Mundur dari DPRD Mahulu

Baca juga: Gelar Upacara HUT RI, Ketua Sementara DPRD Mahulu Kaltim Ajak Masyarakat Ingat Jasa Pahlawan 

Penetapan ketua definitif dianggap mendesak karena banyak keputusan strategis yang membutuhkan keterlibatan dewan, terutama dalam penetapan anggaran pembangunan.

"Penetapan ketua definitif penting untuk segera dilakukan, mengingat keputusan strategis seperti penetapan anggaran pembangunan perlu diselesaikan tepat waktu," ujarnya pada TribunKaltim.co

Dengan struktur dewan yang definitif, fungsi pengawasan, anggaran, dan pembentukan peraturan daerah akan semakin optimal.

"Ketua definitif diperlukan agar pengambilan keputusan strategis lainnya, termasuk penetapan APBD, bisa dilakukan lebih cepat, apalagi ini mendekati akhir tahun," ucapnya.

Selain itu, Ia juga mengungkapkan bahwa Gerindra telah menyiapkan dua nama kader untuk dilantik sebagai anggota DPRD melalui mekanisme Pengganti Antar Waktu (PAW). 

Hal ini dilakukan karena dua kader Gerindra yang saat ini menjabat akan mengundurkan diri untuk maju dalam Pilkada Mahulu 2024.

"Dua kader yang akan maju Pilkada, saya dan Ibu Owena Mayang Shari, akan digantikan oleh Ibu Kerawing dan Pak Idham Tangin sebagai PAW," sebutnya.

Segera Lakukan PAW

Proses PAW tersebut akan dilakukan setelah adanya Surat Keputusan (SK) dari Gubernur Kaltim, yang saat ini masih dalam tahap penantian.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved