Senin, 4 Mei 2026

Berita Nasional Terkini

Stafsus Arsjad Rasjid Laporkan Umar Kei dan Adik Ipar Anindya Bakrie atas Dugaan Pengeroyokan

Staf Khusus (Stafsus) Arsjad Rasjid melaporkan Umar Kei dan adik ipar Anindya Bakrie atas dugaan pengeroyokan di Menara Kadin

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Amalia Husnul A
Tribunnews.com
DUGAAN PENGEROYOKAN - Arsjad Rasjid dan Anindya Bakrie. Staf Khusus (Stafsus) Arsjad Rasjid melaporkan Umar Kei dan adik ipar Anindya Bakrie atas dugaan pengeroyokan di Menara Kadin 

Dikutip dari Kompas.com, diketahui, Arsjad mengaku sudah berkirim surat ke Presiden Jokowi perihal masalah itu.

Sedangkan Anindya Bakrie mengaku ingin segera bertemu dengan Jokowi usai resmi menjadi Ketua Umum menggantikan Arsjad.

"Siapa pun (yang ingin) bertemu dengan saya, saya terbuka, enggak ada masalah," kata Jokowi di Menara Danareksa, Gambir, Jakarta Pusat pada Selasa (17/9/2024).

Kepala Negara mengaku dekat dengan Kadin selama masa jabatannya, termasuk dengan mantan Ketua Umum Suryo Bambang Sulisto, Rosan Roeslani, Arsjad Rasjid, dan Anindya Bakrie.

"Tidak sekali dua kali saya datang di acara Kadin, baik. Dulu baik dengan Pak Suryo Bambang, baik dengan Pak Rosan Roeslani, baik juga dengan Pak Arsjad, baik juga dengan Pak Anin, baik semuanya," ucapnya seperti dikutip TribunKaltim.co dari Wartakotalive.com di artikel berjudul Kronologi Pengeroyokan Arif Rahman di Menara Kadin, Polisikan Umar Kei dan Adik Ipar Anindya Bakrie.

Kendati begitu, ia meminta masalah kepemimpinan ini diselesaikan di internal organisasi.

Presiden tidak ingin 'bola panas' kisruh ini diserahkan kepadanya. 

"Ini bukan organisasi politik, ini adalah organisasi pengusaha, sehingga saya minta diselesailan secara baik-baik, di internal Kadin. Jangan nanti bola panasnya disorong ke saya," sebut Jokowi.

Sebelumnya diberitakan, Arsjad Rasjid telah bersurat ke Presiden Joko Widodo terkait kisruh yang terjadi akibat Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Kadin 2024.

Hal ini berkaitan dengan pernyataan resmi yang dikeluarkan Dewan Pengurus Kadin bahwa Munaslub Kadin 2024 tersebut adalah illegal.

"Kami sudah menyurati Presiden Jokowi, surat sudah saya tandatangani," ujar Arsjad Rasjid dalam siaran persnya, Senin (16/9/2024).

Arsjad bilang, dalam keorganisasian Kadin, pemerintah adalah pengawas sebagaimana UU No 1 Tahun 1987 dan Keppres No 18 Tahun 2022.

Karena itu, pihaknya memohon bantuan pemerintah untuk memberikan atensi terhadap kisruh yang terjadi.

“Keluarga besar Kadin Indonesia memohon dukungan pemerintah sebagai pengawas sesuai dengan UU No 1 Tahun 1987 dan Keppres No 18 Tahun 2022 untuk memastikan Kadin Indonesia tetap berjalan sesuai kepentingan nasional dan AD ART yang sudah ditetapkan,” tegas dia.

Baca juga: Kode Eks Ketua TPN Ganjar-Mahfud Gabung Kabinet Prabowo-Gibran, Arsjad Rasjid Pakai Jaket Angka 8

Said Didu Sebut Jokowi Dalang di Balik Konflik Kadin Indonesia

Konflik yang terjadi dalam kepengurusan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia ditanggapi banyak pihak.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved