Selasa, 21 April 2026

Berita Nasional Terkini

Peluang PDIP Gabung Kabinet Prabowo-Gibran, Pengamat Ungkit Soal Wacana Jokowi 3 Periode

Peluang PDIP untuk masuk ke kabinet Prabowo-Gibran, kini terbuka lebar. Bagaimana kelanjutannya?

Facebook
MEGAWATI PRABOWO - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri makan siang bersama pada 2019 lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO - Peluang PDIP untuk masuk ke kabinet Prabowo-Gibran, kini terbuka lebar.

Hal ini tidak terlepas dari rencana pertemuan antara Ketua Umum Gerindra, sekaligus presiden terpilih, Prabowo Subianto, dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Dalam pertemuan nanti kemungkinan besar PDIP akan digoda untuk masuk ke kabinet Prabowo-Gibran, dengan tawaran beberapa pos menteri.

Pengamat Politik Ray Rangkuti tidak yakin Megawati akan membawa partainya bergabung ke koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran.

Baca juga: Bocoran Susunan Kabinet Prabowo-Gibran, Kader Muhammadiyah Disebut Isi Menteri Pendidikan

Baca juga: Tangis di DPR Jadi Sinyal? Ini Jawaban Basuki Hadimuljono Soal Peluang Masuk Kabinet Prabowo-Gibran

Menurut Ray, ada tiga alasan utama yang membuat Megawati menolak.

Pertama, kata dia, secara politik dan elektoral akan merugikan PDIP  jika gabung koalisi Prabowo-Gibran.

"Akan jauh lebih strategis jika tetap mereka di luar (koalisi)," ujarnya, Kamis (19/9/2024).

Faktor kedua, Ray mengatakan Megawati bukan tipe politisi gila jabatan seperti politisi Indonesia pada umumnya.

Baca juga: PAN Sebut Menteri Profesional di Zaken Kabinet Prabowo-Gibran bisa dari Parpol, Jangan Remehkan

"Sejauh pengenalan saya terhadap ibu Mega, beliau bukanlah politisi dengan gaya politisi Indonesia umumnya.

Ada karakter, sportifitas dan idealitas dalam jejak politik ibu Mega.

Dan saya kira, jalan ini akan tetap ditempuh oleh ibu Mega," ujarnya.

Faktor ketiga, bukan soal kekuasaan.

Baca juga: Bocoran Kabinet Prabowo-Gibran, Daftar Nama Sudah Disaring, Ketua Umum Parpol Parlemen Masuk Semua

Menurut Ray, jika kekuasaan yang diinginkan Megawati maka PDIP niscaya tidak akan menolak ide 3 priode pemerintahan Jokowi.

"Sudah hampir dapat dipastikan jika mereka setuju dengan gerakan itu, mereka akan berkuasa sampai 2029 yang akan datang," kata dia. 

Faktanya,  lanjut Ray, justru hanya PDIP yang secara terbuka dan di depan menyatakan tidak untuk 3 priode.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved