Kunjungan Jokowi ke Paser
Presiden RI Jokowi Salurkan Bantuan Pangan dan Tinjau Stok Beras di Bulog Tanah Grogot
Selain menyalurkan langsung Bangpang, Jokowi juga meninjau stok beras yang ada di Komplek Pergudangan Kancapem Bulog Tanah Grogot
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) mulai menyalurkan bantuan pangan (Banpang) berupa beras pemerintah melalui Bulog.
Selain menyalurkan langsung Bangpang, Jokowi juga meninjau stok beras yang ada di Komplek Pergudangan Kancapem Bulog Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Kamis (26/9/2024).
Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi dan Direktur Utama Perum Bulog, Wahyu Suparyono juga tampak hadir dalam peninjauan itu mendampingi Presiden RI.
Jokowi menuturkan, bantuan yang diserahkan merupakan cadangan beras pemerintahan tahap 3 untuk alokasi Oktober kepada penerima 300 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang hadir dari total 592 KPM di Kelurahan Tanah Grogot
Baca juga: Salurkan Bantuan pada Masyarakat Paser, Presiden Jokowi Minta Daerah Pasok Kebutuhan Pangan di IKN
"Kita memulai memberikan bantuan pangan beras 10 kilogram untuk alokasi Oktober, dimulai dari Kabupaten Paser dan sudah diterima oleh KPM dan Kabupaten serta Provinsi lainnya juga segera dimulai," tandasnya.
Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi mengatakan melalui Bangpang beras ini juga ikut mendukung upaya pemerintah dalam menjaga kesejahteraan petani dalam negeri.
Bulog telah ditugaskan untuk menyerap beras petani lokal sejak 2022, dan realisasi penyerapan beras dalam negeri terus meningkat setiap tahunnya.
"Pemerintah selama ini konsisten menjaga kesejahteraan petani dalam negeri, badan pangan nasional bersama Bulog membantu penyerapan produksi beras hasil petani kita yang kemudian kita salurkan ke berbagai program intervensi, termasuk bantuan pangan beras seperti hari ini," ungkap Arief.
Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog, Wahyu Suparyono mengatakan penyerapan beras dalam negeri terus meningkat.
Capaian penyerapan beras dalam negeri di tahun 2022 mencapai 994 ribu ton, kemudian 1 juta ton di tahun 2023.
"Tahun ini, sampai minggu ketiga September, sudah 908 ribu ton beras terserap. Kami optimis, akhir 2024 ini penyerapan Bulog akan terus meningkat," ungkap Wahyu.
Untuk stok beras di wilayah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) saat ini, jumlahnya mencapai 17.990 ton beras pretzel dan 531 ton beras komersial.
Pengadaan Bulog pada periode ini untuk beras jenis pretzel yaitu 197 ton, dan 1.742 ton beras komersial. Kemudian untuk penyaluran Stabilisasi Pasokan Harga dan Pangan (SPHP), sudah diangka 18.253 ton.
"Per hari ini, stok beras yang ada di Gudang Bulog Tanah Grogot sebanyak 798,61 ton dan 24,75 ton untuk beras komersial," ulasnya.
Sebagai operator penyediaan stok pangan, Bulog kerap mendapat pengarahan ataupun pesan dari Presiden maupun menteri untuk terus bekerja dengan lebih baik.
| Presiden Jokowi Sambangi SMKN 1 Tanah Grogot Paser, Semangati Siswa untuk Giat Belajar dan Olahraga |
|
|---|
| Salurkan Bantuan pada Masyarakat Paser, Presiden Jokowi Minta Daerah Pasok Kebutuhan Pangan di IKN |
|
|---|
| Jokowi Minta Maaf ke Masyarakat Paser di Sisa Akhir Masa Jabatannya Sebagai Presiden RI |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Jokowi Jadi Presiden Pertama yang Kunjungi Kabupaten Paser |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240926_Jokowi.jpg)