Pilkada Bontang 2024

Calon Walikota Bontang Neni Moerniaeni Berkomitmen Membawa Perubahan Signifikan pada 3 Sektor

Calon Walikota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan signifikan di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDWAN
PILKADA BONTANG 2024 - Calon Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni (kiri) bertemu dengan masyarakat saat ia blusukan ke Pasar Taman Rawa Indah, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan, beberapa waktu lalu. Calon Walikota Neni Moerniaeni menyadari bahwa tantangan pembangunan di Bontang memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk peran strategis suaminya. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Calon Walikota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan signifikan di 3 bidang yaitu pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, jika diberi amanah sebagai Wali Kota dalam Pilkada 27 November mendatang.

Calon Walikota Neni Moerniaeni menyadari bahwa tantangan pembangunan di Bontang memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk peran strategis suaminya, Andi Sofyan Hasdam, yang baru saja dilantik sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia periode 2024-2029. 

Dengan posisi tersebut, Sofyan diharapkan bisa turut memperjuangkan kebutuhan pembangunan Bontang di tingkat nasional.

“Ada tugas yang harus diperjuangkan oleh Pak Sofyan,” ucap Neni kepada TribunKaltim.co pada Rabu (2/10/2024).

Baca juga: Muhammad Sahib Ingatkan KPU dan Bawaslu, Netralitas Kunci Sukses Pilkada Bontang 2024

Salah satu prioritas Neni adalah penyelesaian jalan lingkar dan jaringan gas untuk meningkatkan konektivitas dan infrastruktur dasar di Bontang. 

Neni menjelaskan, pendanaan untuk proyek-proyek tersebut tidak bisa sepenuhnya mengandalkan APBD, melainkan memerlukan sokongan dari dana bantuan keuangan provinsi dan alokasi dari APBN.

Tidak hanya itu, Neni juga memiliki harapan besar terhadap keberlanjutan proyek jalan tol Bontang-Samarinda. 

Proyek ini, menurutnya, sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah.

Dukungan dari legislator Kaltim di DPR RI dan DPD, termasuk Sofyan, diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan jalan tol tersebut.

Baca juga: Sigit Alfian Gagal Berlaga di Pilkada Bontang 2024, Ikapakarti Tarik Dukungan 

"Mudah-mudahan bisa direalisasikan oleh wakil-wakil kita (Kaltim) khususnya pak Sofyan di DPD, dan teman-teman yang lain di DPR RI," ungkapnya.

Neni Moerniaeni dan Agus Haris didampingi mantan Wali Kota Bontang Andi Sofyan Hasdam (kiri Neni) berjalan kaki bersama ribuan simpatisan dan relawan menuju kantor KPU di Jalan Awang Long, Rabu (28/8/2024). 
Neni Moerniaeni dan Agus Haris didampingi mantan Wali Kota Bontang Andi Sofyan Hasdam (kiri Neni) berjalan kaki bersama ribuan simpatisan dan relawan menuju kantor KPU di Jalan Awang Long, Rabu (28/8/2024).  (TribunKaltim.co/Muhammad Ridwan)

Untuk informasi, bersama pasangannya, Agus Haris, Neni maju dalam Pilkada Bontang dengan dukungan koalisi partai besar, seperti:

  • Golkar;
  • Gerindra;
  • Partai Nasdem;
  • PKS;
  • dan PSI. 

Partai-partai ini memiliki kekuatan politik yang signifikan, termasuk perwakilan di parlemen nasional seperti Hetifah Sjaifudian dan Sarifah Suraidah dari Golkar, Budisatrio Djiwandono dari Gerindra, serta Nabiel Husein Said Amin dari Nasdem. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved