Berita Penajam Terkini
DLH Rekomendasikan Rusa dan Anggrek Hitam Jadi Ikon Kabupaten PPU
Rusa Sambar tetap menjadi ikon Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan akan menambah keanekaragaman hayati yang sudah direncanakan
Penulis: Gregorius Agung Salmon | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,PENAJAM - Rusa Sambar tetap menjadi ikon Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan akan menambah keanekaragaman hayati yang sudah direncanakan Dinas Lingkungan Hidup PPU.
Hal ini disampaikan Kepada Bidang Tata Lingkungan Hidup, DLH PPU Agus Purwanto, usai menggelar rapat konsolidasi profil keanekaragaman hayati di kantor Bupati PPU, Rabu (2/10/2024) siang.
"Kami rekomendasikan rusa sambar karena sudah menjadi ikonnya PPU dan dibelakang kantor PPU ini sudah rusa," jelas Agus
Diketahui saat ini Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) memiliki penakaran rusa tersendiri tepat berada di belakang Kantor Bupati PPU yang menjadi hewan kebanggaan masyarakat.
Baca juga: PJ Gubernur Kaltim Akmal Malik PT MHU Soal Apresiasi Kontribusi Pelestarian Rusa Sambar
Baca juga: Rusa Sambar PPU Memikat Perhatian Pengunjung untuk Berswafoto
Tidak hanya hewan rusa sambar yang menjadi ikon dari kabupaten tersebut, Agus juga berencana menambahkan ikon baru yang akan ada di lahan konservasi perusahaan sebagi penambahan ikon dari Kabupaten Penajam Paser Utara.
"Floranya kita mungkin rekomendasi Anggrek Kalimantan, anggrek hitam. Ada teman-teman sampaikan floranya ada dari PT. Astra Grup dan PT KMS untuk menangkar," pungkasnya. (*)
| Wacana Gratis Pelanggan Perumahan Menengah Atas, PDAM PPU Butuh Anggaran Rp45 Miliar |
|
|---|
| Sepaku Jadi Titik Rawan, Kasus Narkoba di PPU Naik Tajam pada Februari 2026 |
|
|---|
| PKL di Depan RSUD PPU Ditertibkan, Arus Lalu Lintas Kembali Lancar |
|
|---|
| Penumpang Bingung, Pungutan Retribusi di Pelabuhan Penajam Belum Berhenti, Ini Penjelasannya |
|
|---|
| Banjir Pasang Kembali Rendam Babulu Laut PPU, Aktivitas Warga Terganggu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241002-Bidang-Tata-Lingkungan-Hidup-DLH-PPU-Agus-Purwanto.jpg)