Minggu, 3 Mei 2026

Berita Kukar Terkini

Edi Damansyah-Rendi Solihin Dinilai Bawa Perubahan Besar, Desa di Kukar Kini Terang dan Terhubung

Warga desa di Kutai Kartanegara (Kukar) punya alasan kuat untuk mendukung pasangan Edi Damansyah dan Rendi Solihin dalam Pilkada Kukar 2024.

Tayang:
IST
Warga Desa Bendang Raya, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur memberikan dukung pada pasangan petahana Edi Damansyah dan Rendi Solihin dalam Pilkada Kukar 2024. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Warga Desa Bendang Raya, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur punya alasan kuat untuk tetap setia mendukung pasangan petahana Edi Damansyah dan Rendi Solihin dalam Pilkada Kukar 2024.

Pasalnya, mereka yang dulunya hidup hanya mengenal temaram malam dari cahaya minyak tanah, kini mulai merasakan sentuhan pembangunan yang mengubah hidup mereka.

Di sebuah dusun terpencil di Desa Bendang Raya perubahan itu telah datang, mengalir pelan seperti aliran air bersih yang kini memenuhi kebutuhan warga setiap hari. 

Di RT 01 Dusun Lamin Datuq, Lasiman, salah seorang tokoh masyarakat, tak pernah menyangka bahwa desanya akan menikmati fasilitas dasar seperti listrik dan air bersih.

Pria yang telah tinggal di sana sejak 1996 ini dengan mata berkaca-kaca mengenang masa-masa sulit ketika mereka hanya bisa bermimpi tentang kemajuan.

"Dulu, desa ini seperti terlupakan. Listrik tidak pernah masuk, dan setiap malam kami hanya mengandalkan lampu minyak untuk penerangan. Tapi Alhamdulillah sejak tahun lalu, listrik sudah masuk ke desa. Ini membawa perubahan besar," ucap Lasiman dengan nada penuh rasa syukur.

Baca juga: Cabup Kukar Edi Damansyah Siapkan Program Umrah dan Pendidikan Gratis, Berobat Cukup Bawa KTP

Bagi warga desa seperti Lasiman, kehadiran listrik bukan sekadar kemewahan, melainkan titik balik bagi kehidupan mereka.

"Anak-anak sekarang bisa belajar di malam hari. Kami tidak lagi khawatir kehabisan bahan bakar untuk lampu minyak," tambahnya.

Rumah warga di RT 01 Dusun Lamin Datuq, Desa Bendang Raya, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur kini telah menikmati fasilitas dasar seperti listrik dan air bersih.
Rumah warga di RT 01 Dusun Lamin Datuq, Desa Bendang Raya, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur kini telah menikmati fasilitas dasar seperti listrik dan air bersih. (IST)

Cahaya lampu di rumah-rumah warga kini tidak hanya menerangi malam, tetapi juga membawa secercah harapan baru bagi masa depan mereka.

Air bersih, yang dahulu menjadi barang langka dan berharga, kini mengalir lancar di setiap rumah.

Lasiman mengenang masa-masa ketika warga harus berjalan jauh untuk mengambil air dari sumber alami.

"Dulu, kami harus menunggu giliran di sumber air, terkadang harus menempuh perjalanan cukup jauh. Sekarang, aliran air di desa kami sudah stabil, mencukupi kebutuhan sehari-hari."

Baca juga: Cabup Kukar Edi Damansyah Jelaskan Program Rp 150 Juta per RT di Hadapan Warga Muara Jawa

Tak hanya listrik dan air bersih, perbaikan jalan menjadi faktor penting yang mempermudah hidup warga.

"Dulu, kalau hujan, jalanan berubah jadi lumpur. Sulit sekali untuk dilewati. Sekarang, jalan sudah bagus, dan itu sangat memudahkan kami, terutama para petani yang harus membawa hasil panen ke pasar," ujar Lasiman, yang mayoritas warga desanya adalah petani.

Namun, di balik syukur yang tak terhingga, Lasiman masih menyimpan harapan besar untuk masa depan desanya.

Ia berharap ada pengembangan irigasi pertanian dan percetakan sawah baru yang akan meningkatkan produktivitas pertanian mereka.

Cerita yang serupa juga datang dari Nastakim, seorang petani berusia 46 tahun yang tinggal di desa tersebut sejak 1997.

Baca juga: Di Sangasanga, Calon Bupati Kukar Edi Damansyah Paparkan 11 Program Dedikasi Unggulan Pro Rakyat

Ia masih ingat betul betapa sulitnya kehidupan tanpa listrik di masa lalu.

"Ketika kami pertama kali membuka lahan, musim kemarau panjang di bulan Agustus menyulitkan kami. Listrik belum ada, dan kami harus menggunakan lampu tembok untuk penerangan. Baru setahun ini kami benar-benar bisa menikmati listrik," kenangnya.

Tanpa listrik, kehidupan di desa begitu terbatasi.

Aktivitas warga, terutama para petani, terhambat karena kurangnya penerangan dan infrastruktur dasar.

"Sawah pun sulit dikelola karena penghasilan kurang. Mayoritas dari kami adalah petani, tapi tanpa listrik, kegiatan pertanian jadi sangat terbatas," jelas Nastakim.

Baca juga: Peran Besar Bupati Kukar Edi Damansyah Buka Isolasi Digital, Desa Kayu Batu Kini Terhubung Sinyal 4G

Kini, dengan listrik yang sudah masuk ke masjid, kegiatan keagamaan pun menjadi lebih mudah dilakukan.

Dahulu, mereka bahkan terpaksa melaksanakan ibadah dalam gelap karena listrik tenaga surya yang mereka andalkan sering kali tidak cukup.

Perubahan lain yang sangat dirasakan adalah akses air bersih yang lebih mudah didapat.

Pengeboran sumur di RT 01 membantu warga dalam mencukupi kebutuhan air mereka sehari-hari.

Meski begitu, infrastruktur jalan masih menjadi mimpi besar bagi Nastakim dan warga lainnya.

"Kami masih berharap jalan ini bisa tembus hingga ke Pasar Mangkurawang. Sekarang, jalanan masih sulit dilewati, terutama ketika hujan," ujar Nastakim.

Baca juga: Edi Damansyah Penuhi Janji, Juara 1 MTQ Nasional Asal Kukar Dapat Hadiah Rumah

Harapan untuk perbaikan jalan bukan hanya demi kemudahan transportasi, tetapi juga untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Nastakim, yang kini beralih menanam sayur setelah bertahun-tahun hanya menanam padi, berharap agar sawah-sawah di desanya bisa lebih mudah diakses.

"Kami juga berharap ada jalan yang tembus ke sawah, agar lahan bisa dikelola dengan lebih baik," tambahnya.

Desa Bendang Raya, dengan segala keterbatasannya, kini mulai bangkit.

Kehadiran listrik, air bersih, dan perbaikan infrastruktur yang perlahan mulai terlihat, telah mengubah wajah desa ini.

Baca juga: Gerakan Pasang Stiker Nomor Urut 1, Warga Kukar Antusias Edi Damansyah-Rendi Solihin Sekali Lagi

Warga seperti Lasiman dan Nastakim yang dulu hanya bisa bertahan dengan harapan kini melihat masa depan yang lebih cerah, berkat perhatian dari pemerintahan Edi Damansyah dan Rendi Solihin.

Tak heran, dukungan mereka terhadap pasangan petahana ini semakin menguat.

Bagi mereka, Edi Damansyah dan Rendi Solihin bukan sekadar pemimpin, melainkan perwujudan dari mimpi-mimpi yang selama ini terkubur dalam pelosok desa.

Mereka adalah harapan bahwa perubahan akan terus berlanjut, bahwa desa mereka tidak akan lagi terpinggirkan, dan bahwa kemajuan yang telah dimulai akan semakin terasa di masa mendatang.

Warga desa kini menatap Pilkada Kukar 2024 dengan keyakinan bahwa pasangan ini mampu membawa Kutai Kartanegara menuju masa depan yang lebih baik. (*aul*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved