Jumat, 10 April 2026

Hari Santri Nasional

Jadwal Official Logo Hari Santri Nasional 2024 Launching dan Sejarah serta Makna HSN

Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober di Indonesia merupakan momen penting dalam mengenang kontribusi.

Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Dzakkyah Putri
Official Website Pondok Pesantren Darussalam Gontor
HARI SANTRI NASIONAL - Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober di Indonesia merupakan momen penting dalam mengenang kontribusi. 

TRIBUNKALTIM.CO -  Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober di Indonesia merupakan momen penting dalam mengenang kontribusi para santri dalam memperjuangkan kemerdekaan dan menjaga kedaulatan bangsa.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap peran santri, Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia akan mengadakan acara peresmian tema dan logo HSN 2024.

Launching tersebut dijadwalkan berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, pada 9 Oktober 2024 mendatang.

Sambil menanti pengumuman resmi tema dan logo Hari Santri Nasional tahun ini, acara tersebut telah menarik perhatian masyarakat luas.

Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober diperingati sebagai bentuk apresiasi terhadap peran besar santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia

Peringatan Hari Santri selalu dinanti setiap tahunnya, dan pada 2024 akan dirayakan dengan berbagai kegiatan bermakna yang mencakup unsur spiritualitas, nasionalisme, serta persatuan bangsa.

Sejarah Hari Santri sendiri berkaitan erat dengan peristiwa pada 22 Oktober 1945, ketika para ulama dan santri mengeluarkan Resolusi Jihad, sebuah seruan untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari ancaman kolonial.

Sejarah Hari Santri Nasional

Resolusi Jihad dicetuskan sebagai upaya untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia setelah negara ini kembali diserang oleh sekutu.

Berdasarkan sejarah tersebut, tanggal 22 Oktober kemudian dipilih sebagai Hari Santri Nasional.

Namun, ada kisah di balik penetapan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.

Pada tahun 2014, ratusan santri di Pondok Pesantren Babussalam, Desa Banjarejo, Malang, mengusulkan peringatan Hari Santri Nasional.

Saat itu, Joko Widodo, yang belum menjabat sebagai presiden, berjanji akan memperjuangkan usulan tersebut.

Pada hari yang sama, Jokowi menandatangani komitmen untuk menetapkan Hari Santri Nasional pada tanggal 1 Muharram.

Namun, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) mengusulkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional karena tanggal tersebut memiliki nilai sejarah penting.

Usulan ini sempat menimbulkan perdebatan di beberapa kalangan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved