Selasa, 2 Juni 2026

Hari Santri Nasional

Sejarah Hari Santri Nasional dan Jadwal Launching Logo Resmi HSN 2024

Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober di Indonesia merupakan momen penting untuk menghormati kontribusi santri.

Tayang:
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Dzakkyah Putri
Canva.com
HARI SANTRI NASIONAL - Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober di Indonesia merupakan momen penting untuk menghormati kontribusi santri. 

TRIBUNKALTIM.CO - Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober di Indonesia merupakan momen penting untuk menghormati kontribusi para santri dalam memperjuangkan kemerdekaan serta menjaga kedaulatan negara.

Sebagai bentuk penghargaan atas peran besar santri, Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia akan menyelenggarakan acara peluncuran tema dan logo resmi HSN 2024.

Acara ini dijadwalkan berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, pada tanggal 9 Oktober 2024.

Meskipun tema dan logo resminya belum diumumkan, antusiasme masyarakat terhadap acara ini sudah cukup besar.

Hari Santri Nasional pada 22 Oktober merupakan bentuk apresiasi terhadap peran penting santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Setiap tahun, peringatan Hari Santri dirayakan dengan berbagai kegiatan bermakna yang mengedepankan unsur spiritualitas, nasionalisme, serta persatuan bangsa.

Sejarah Hari Santri erat kaitannya dengan peristiwa 22 Oktober 1945, di mana para ulama dan santri mengeluarkan Resolusi Jihad, yang merupakan seruan untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari ancaman penjajah.

Baca juga: Contoh Teks MC, Sambutan dan Susunan Upacara Hari Santri Nasional 2024

Sejarah Hari Santri Nasional

Resolusi Jihad dicetuskan sebagai upaya untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia setelah negara ini kembali diserang oleh sekutu.

Berdasarkan sejarah tersebut, tanggal 22 Oktober kemudian dipilih sebagai Hari Santri Nasional.

Namun, ada kisah di balik penetapan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.

Pada tahun 2014, ratusan santri di Pondok Pesantren Babussalam, Desa Banjarejo, Malang, mengusulkan peringatan Hari Santri Nasional.

Saat itu, Joko Widodo, yang belum menjabat sebagai presiden, berjanji akan memperjuangkan usulan tersebut.

Pada hari yang sama, Jokowi menandatangani komitmen untuk menetapkan Hari Santri Nasional pada tanggal 1 Muharram.

Namun, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) mengusulkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional karena tanggal tersebut memiliki nilai sejarah penting.

Usulan ini sempat menimbulkan perdebatan di beberapa kalangan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved