Berita Kaltim Terkini
Kasus Meninggalnya Bayi 6 Bulan di IGD RSUD AWS Terus Berjalan dan Diselidiki Polresta Samarinda
Laporan dari Tim Reaksi Cepat-Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC-PPA) Kaltim, terus berjalan dan diselidiki Polresta Samarinda
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Penanganan kasus meninggalnya bayi malang di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD AW Sjahranie dipastikan masih terus bergulir di kepolisian hingga Jumat (11/10/2024).
Laporan dari Tim Reaksi Cepat-Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC-PPA) Kaltim, terus berjalan dan diselidiki Polresta Samarinda.
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli melalui Kasat Reskrim, Kompol Ferry Putra Samudra, penanganan kasus masih sebatas penyelidikan.
"Kami fokus penyelidikan. Beberapa waktu lalu juga memanggil beberapa pihak (saksi-saksi)," ujarnya dikonfirm awak media, Sabtu (12/101/2024).
Baca juga: Hasil Evaluasi Pj Gubernur Kaltim Terkait Meninggalnya Bayi 6 Bulan di RSUD AWS Samarinda
Jumlah saksi yang telah dipanggil dan dimintai keterangan tidak dirincikan perwira menengah berpangkat melati satu di pundaknya ini.
Namun, sekitar lebih dari 8 saksi yang telah dimintai keterangan.
"Yang jelas banyak lah untuk kasus ini (kematian bayi 6 bulan)," imbuh Ferry.
Terkait temuan dari Pemprov Kaltim hasil investigasi di RSUD AW Sjahranie.
Serta kemungkinan pihaknya meminta keterangan tim 7 bentukan Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik.
Pihaknya belum bisa mengarah kesana, lantaran masih berfokus pada pemanggilan saksi-saksi.
"Tapi itu (keterangan tim 7) bisa menjadi masukan atau tambahan informasi juga untuk menambah keterangan. Kalau memang tim ini dapat data, bisa jadi bahan masukan kami juga," tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, Sudirman selaku kuasa hukum TRC-PPA Kaltim yang mendampingi keluarga bayi dalam mengawal kasus ini menyampaikan, pernyataan Pj Gubernur Kaltim membuktikan keyakinan pihaknya dan keluarga bahwa apa yang diduga selama ini benar.
Dimana tim yang dibentuk Pj Gubernur Kaltim menemukan adanya pelanggaran terkait ketidakpatuhan prosedur atau SOP yang tidak dijalankan manajemen RSUD AWS.
Mulai dari penerimaan pasien di IGD sampai dengan penanganannya.
Meski tak secara langsung. Sudirman juga menyatakan, bahwa hasil investigasi tim yang berjumlah 7 orang tersebut bisa menjadi rujukan kepolisian mengungkap masalah di rumah sakit pelat merah di ini.(*)
| 20 Provinsi dengan Jumlah PNS Terbanyak di Indonesia, Kalimantan Timur Nomor Berapa? |
|
|---|
| POPULER KALTIM: Vonis Bebas Misran Toni dan Status Kadis Ketahanan Pangan Kutim yang Jadi Tersangka |
|
|---|
| Seleksi Calon Ketua DPC PKB Kaltim, 15 Kandidat Lanjut Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan Tahap II |
|
|---|
| Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas'ud Ikuti KPPD di Akmil Magelang, Legislatif Kuat untuk Lebih Baik |
|
|---|
| Kaltim Gandeng KLH, Sampah di Samarinda dan Balikpapan Bakal Jadi Energi Listrik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/rsud-aws_20180911_144643.jpg)