Berita Samarinda Terkini
Even Non Olahraga Rusak Lapangan Bola Kadrie Oening Samarinda
GOR Kadrie Oening (GKO) Samarinda, menyarankan agar Pemprov Kaltim dapat mencari tempat khusus lain untuk perayaan acara besar di Kota Tepian ini
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - UPTD Pengelolaan Prasarana Olahraga (PPO) Gelanggang Olahraga (GOR) Kadrie Oening (GKO) Samarinda, menyarankan agar Pemprov Kaltim dapat mencari tempat khusus lain untuk perayaan acara besar di Kota Tepian ini.
Sebagaimana diketahui, sepanjang 2024 ini sejumlah event besar seperti konser serta kegiatan tingkat nasional hingga internasional terlaksana di Provinsi Kalimantan Timur.
Salah satu venue andalan saat event adalah GOR Kadrie Oening Samarinda.
Selain itu, selama ini, GKO Kadrie Oening juga sering digunakan sebagai tempat berlatih hingga pelaksanaan upacara HUT Kemerdekaan RI tingkat provinsi.
Sejumlah pagelaran itu terbilang sukses. Hanya saja menurut Kepala UPTD PPO GOR Kadrie Oening Samarinda, Junaidi penggunaan lapangan GKO untuk kegiatan non olahraga dapat merusak fasilitas, salah satunya lapangan sepak bola.
Baca juga: Buka MTQ Ke-30 Tingkat Nasional, Presiden Jokowi Tiba di Stadion Kadrie Oening Samarinda
Baca juga: Pemprov Belum Resmi Tutup Jalan Kadrie Oening Samarinda, Persiapan MTQ Nasional di Kaltim
"Jadi saran saya Pemprov Kaltim punya lapangan khusus untuk upacara atau segala aktivitas lain yang mendatangkan banyak massa," saran Junaidi.
Ia menjelaskan, orang yang masuk ke lapangan bola seharusnya tidak menggunakan sembarang sepatu sebab memiliki SOP sendiri.
"Lapangan bola harus bersih. Seharusnya yang masuk ke lapangan itu pakai sepatu bersih. Kalau dari luar bisa membawa bibit rumput lain," jelasnya.
Ia mengambil contoh Stadion Manahan Surakarta yang tidak sembarang orang bisa menginjakan kaki di rumput lapangan bolanya.
"Di luar negeri juga tidak pernah lapangan bola dipakai untuk upacara," jelasnya.
Baca juga: Beberapa Venue Gelora Kadrie Oening Samarinda Diperbaiki untuk MTQ Nasional di Kaltim
Sebagai alternatif, Junaidi memberi usulan agar Pemprov Kaltim dapat menggunakan eks Bandara Temindung Samarinda yang memiliki daya tampung besar dengan akses yang mudah.
"Daya tampungnya bisa sampai 4000 orang. Pesawat saja bisa turun, apalagi orang," pungkasnya. (*)
| Kasus Dana Hibah KONI Samarinda, Pembelaan Terdakwa: Bukan Niat Korupsi, Hanya Salah Tafsir |
|
|---|
| Pemkot Samarinda Belum Terapkan WFH ASN, Tunggu Arahan Walikota Andi Harun |
|
|---|
| 7 Saksi di Sidang Kasus Korupsi KONI Samarinda, Terungkap Ada Praktik Pinjam CV dan Dana Talangan |
|
|---|
| UMKM Minuman dan Kuliner di Samarinda Terhimpit Kenaikan Harga Plastik |
|
|---|
| Dishub Samarinda Siapkan Angkutan Massal, Tarif Mulai Rp1.000 Tanpa Ngetem |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241013-Persiapan-Upacara-Pembukaan-MTQ-Nasional.jpg)