Breaking News
Selasa, 7 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Even Non Olahraga Rusak Lapangan Bola Kadrie Oening Samarinda

GOR Kadrie Oening (GKO) Samarinda, menyarankan agar Pemprov Kaltim dapat mencari tempat khusus lain untuk perayaan acara besar di Kota Tepian ini

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
ILUSTRASI - Persiapan Upacara Pembukaan MTQ Nasional ke 30 di lapangan sepak bola GOR Kadrie Oening Samarinda pada September 2024 lalu.TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - UPTD Pengelolaan Prasarana Olahraga (PPO) Gelanggang Olahraga (GOR) Kadrie Oening (GKO) Samarinda, menyarankan agar Pemprov Kaltim dapat mencari tempat khusus lain untuk perayaan acara besar di Kota Tepian ini.

Sebagaimana diketahui, sepanjang 2024 ini sejumlah event besar seperti konser serta kegiatan tingkat nasional hingga internasional terlaksana di Provinsi Kalimantan Timur.

Salah satu venue andalan saat event adalah GOR Kadrie Oening Samarinda.

Selain itu, selama ini, GKO Kadrie Oening juga sering digunakan sebagai tempat berlatih hingga pelaksanaan upacara HUT Kemerdekaan RI tingkat provinsi.

Sejumlah pagelaran itu terbilang sukses. Hanya saja menurut Kepala UPTD PPO GOR Kadrie Oening Samarinda, Junaidi penggunaan lapangan GKO untuk kegiatan non olahraga dapat merusak fasilitas, salah satunya lapangan sepak bola.

Baca juga: Buka MTQ Ke-30 Tingkat Nasional, Presiden Jokowi Tiba di Stadion Kadrie Oening Samarinda

Baca juga: Pemprov Belum Resmi Tutup Jalan Kadrie Oening Samarinda, Persiapan MTQ Nasional di Kaltim

"Jadi saran saya Pemprov Kaltim punya lapangan khusus untuk upacara atau segala aktivitas lain yang mendatangkan banyak massa," saran Junaidi.

Ia menjelaskan, orang yang masuk ke lapangan bola seharusnya tidak menggunakan sembarang sepatu sebab memiliki SOP sendiri.

"Lapangan bola harus bersih. Seharusnya yang masuk ke lapangan itu pakai sepatu bersih. Kalau dari luar bisa membawa bibit rumput lain," jelasnya.

Ia mengambil contoh Stadion Manahan Surakarta yang tidak sembarang orang bisa menginjakan kaki di rumput lapangan bolanya.

"Di luar negeri juga tidak pernah lapangan bola dipakai untuk upacara," jelasnya.

Baca juga: Beberapa Venue Gelora Kadrie Oening Samarinda Diperbaiki untuk MTQ Nasional di Kaltim

Sebagai alternatif, Junaidi memberi usulan agar Pemprov Kaltim dapat menggunakan eks Bandara Temindung Samarinda yang memiliki daya tampung besar dengan akses yang mudah.

"Daya tampungnya bisa sampai 4000 orang. Pesawat saja bisa turun, apalagi orang," pungkasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved