Pilkada Jabar 2024
Terbaru Hasil Survei Pilkada Jabar Oktober, Elektabilitas Dedi Mulyadi Naik Lagi, Cek 3 Paslon Lain
Terbaru hasil survei Pilkada Jabar bulan Oktober 2024, elektabilitas cagub terkuat makin jauh memimpin.
TRIBUNKALTIM.CO - Terbaru hasil survei Pilkada Jabar bulan Oktober 2024, elektabilitas cagub terkuat makin jauh memimpin.
Hasil persaingan 4 paslon di Pilkada Jawa Barat 2024 sesungguhnya baru akan terlihat usai pencoblosan pada November 2024.
Namun, dari hasil survei elektabilitas sementara, cagub Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan masih yang paling kuat.
Berikut dua hasil survei elektabilitas terbaru Pilkada Jawa Barat 2024.
Baca juga: Istri Benny Laos Gantikan Suami Jadi Cagub Maluku Utara, Sherly Tjoanda: Saya Siap
Kedua survei itu berasal dari Indikator Politik Indonesia dan Poltracking.
Sebagaimana diketahui, Pilkada Jawa Barat diikuti oleh empat pasangan calon (paslon).
Keempat paslon itu adalah cagub-cawagub nomor urut 1 Acep Adang Ruhiyat-Gitalis Dwi Natarina.
Lalu, pasangan nomor urut 2 Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja, pasangan nomor urut 3 Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie, dan terakhir pasangan nomor urut 4 Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan.
Lantas, siapakah yang unggul dalam survei elektabilitas Pilkada Jawa Barat? Berikut datanya.
Indikator
Indikator Politik Indonesia melakukan survei pada 3-12 Oktober 2024.
Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia di Provinsi Jawa Barat yang memiliki hak pilih, yaitu mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.
Baca juga: Elektabilitas Mumpuni Cagub Hasil Survei Pilkada Jabar 2024, Dedi Mulyadi vs Ahmad Syaikhu, Terkuat?
Penarikan sampel menggunakan metode metode multistage random sampling. Dalam survei ini jumlah sampel sebanyak 1200 orang.
Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 1200 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error--MoE) sekitar ±2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Hasilnya sebagai berikut.
- Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan: 75,7 persen.
- Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie: 13,8 persen.
- Acep Adang Ruhiyat-Gitalis Dwi Natarina: 4,2 persen.
- Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja: 2,7 persen.
- Tidak tahu/tidak jawab: 3,6 persen.
Poltracking
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241015_Dedi-Mulyadi-12131.jpg)