Tribun Kaltim Hari Ini
Isi Pidato Perdana Prabowo sebagai Presiden, Minta Semua Pejabat jadi Teladan Antikorupsi
Dia meyakini perbaikan sistem dan penegakan hukum yang tegas akan menjadi solusi pengurangan angka korupsi.
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Briandena Silvania Sestiani
TRIBUNKALTIM.CO - Seusai resmi dilantik menjadi Presiden RI, Minggu (20/10), Prabowo Subianto berpidato untuk pertama kalinya. Prabowo Subianto berjanji pihaknya akan mengurangi angka korupsi Indonesia.
Caranya, dia nantinya akan memperbaiki sistem dengan cara digitalisasi hingga penegakan hukum yang tegas.
Dia meyakini perbaikan sistem dan penegakan hukum yang tegas akan menjadi solusi pengurangan angka korupsi.
"Kita harus berani menghadapi dan memberantas korupsi dengan perbaikan sistem, dengan penegakan hukum yang tegas dengan digitalisasi. insyaallah kita akan kurangi korupsi dengan signifikan," kata Prabowo.
Baca juga: Daftar 8 Poin Pidato Perdana Prabowo setelah Dilantik jadi Presiden ke-8 RI, IKN Tidak Disinggung
Dia pun menyinggung bahwa adanya korupsi menjadi kesalahan dari atasan yang bertugas.
Dia pun memberikan pepatah yang dianggap cocok mengenai masalah ini.
"Seluruh unsur pimpinan harus memberi contoh ing ngarso sung tulodo. Saudara-saudara sekalian, ada pepatah yang mengatakan, kalau ikan menjadi busuk, busuknya dimulai dari kepala," jelasnya.
Karena itu, Prabowo pun meminta semua pejabat untuk memberikan contoh yang baik kepada para
bawahannya untuk menjalankan pemerintahan yang bersih.
"Semua pejabat, dari semua eselon, dan semua tingkatkan harus memberi contoh untuk menjalankan kepemimpinan pemerintahan yang sebersih-bersihnya.
Mulai dengan contoh dari atas dan sesudah itu penegakan hukum yang tegas dan keras,"ujarnya.
Selain soal korupsi, Prabowo juga menyoroti soal swasembada pangan yang harus segera dilakukan
sesegera mungkin.
Baca juga: Profil Mayor Teddy, Ajudan Pribadi Prabowo yang Kini Resmi Jadi Sekretaris Kabinet Merah-Putih
Bukan tanpa sebab, Indonesia masih banyak ketergantungan pangan dari negara lain.
"Kita tidak boleh tergantung sumber makanan dari luar dalam krisis dalam keadaan genting tidak ada
yang akan mengizinkan barang-barang mereka untuk kita beli," kata Prabowo.
Karena itu, ia pun berharap Indonesia bisa sesegera mungkin swasembada pangan. Bahkan, Prabowo
ingin swasembada pangan bisa dicapai dalam kurun waktu sesingkat-singkatnya.
"Karena itu tidak ada jalan lain dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kita harus mencapai ketahanan
pangan," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241021_Tribun-Kaltim-Hari-Ini-edisi-Senin-21-Oktober.jpg)