Berita Balikpapan Terkini
YKI Beri Penyuluhan Kanker Serviks dan Kanker Payudara ke Siswi SMP, SMA dan SMK di Balikpapan
Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Balikpapan menggelar penyuluhan kanker payudara ke siswi SMP dan SMA/SMK di Kota Balikpapan
Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kasus kanker masih menjadi musuh besar bagi kalangan perempuan. Pasalnya, kanker kerap menjadi penyebab kematian terringgi baik secara nasional mau pun global.
Merujuk hal itu, Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Balikpapan menggelar penyuluhan kanker payudara ke siswi SMP dan SMA/SMK di Kota Balikpapan.
Hal ini guna memahami faktor risiko dan gejala awal kanker servinks dan kanker payudara. Diikuti sebanyak 250 siswi yang berlangsung di Hall Pentacity-Balikpapan Superblock (BSB), Kalimantan Timur.
Baca juga: Kepala BPPDRD Sebut Pembangunan Infrastruktur di Balikpapan Disokong dari Pajak Daerah
Wakil Ketua II YKI Cabang Balikpapan, Balerina JPP mengungkapkan, bahwa kanker adalah salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Dengan jumlah kasus baru sebanyak 20 juta kasus tahun 2022, dan jumlah kematian 10 juta jiwa.
Ada pun data tersebut diperoleh dari Agensi Internasional untuk riset kanker.
"Tren yang sama juga terjadi di Indonesia, kanker menjadi kasus tinggi untuk jumlah kematiannya," bebernya, Senin (21/10/2024).
Selain juga tetap mendukung upaya kuratif dan rehabilitatif, YKI Cabang Balikpapan akan lebih menekankan upaya preventif dan promotif.
Salah satunya menggelar penyuluhan. Dengan memberi pemahaman deteksi melalui pemeriksaan payudara sendiri (Sadari), dan pemeriksaan payudara klinis (Sadanis).
Di mana tujuan penyuluhan agar memahami risiko, gejala awal serta pentingnya pemeriksaan rutin untuk mendeteksi dini dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi kanker.
"Harapannya melalui penyuluhan ini memperoleh pengetahuan yang bermanfaat tentang pencegahan dan deteksi dini kanker," imbuhnya.
YKI Balikpapan telah bekerja sama dengan Puskesmas dan fasilitas kesehatan dalam upaya deteksi dini kanker. Seperti pemeriksaan IVA test dan pap smear untuk pemeriksaan kanker serviks.
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Alwiati, mengatakan salah satu penyakit kanker ini menyerap anggaran kesehatan paling besar.
Sehingga, imbuhnya, secara dini harus dilakukan pencegahan bagaimana melakukan deteksi dini. Dengan begitu, dapat dilakukan tindaklanjut pengobatan.
"Ayo siswi dan perempuan di Balikpapan untuk melakukan deteksi dini. Karena pemeriksaan dapat dilakukan sendiri di rumah atau ke Puskesmas terdekat," ucapnya.
Kini, pihak DKK Balikpapan juga tengah gencar melakukan screaning kanker leher rahim, dan screaning untuk kanker payudara.
DKK Balikpapan juga menginisiasi program pemeriksaan melalui urine untuk pemeriksaan kanker serviks. Dengan target pemeriksaan hingga 20 ribu orang.
"Sekarang pemeriksaan sudah sekitar 18 ribu orang. Supaya perempuan di Indonesia dan Balikpapan agar lebih produktif dan sehat. Kunci utama pencegahan tentu hidup sehat," pungkasnya. (*)
| Jadwal Event Samarinda dan Balikpapan 2026, Ada Musikkita Fest hingga Pandji Pragiwaksono |
|
|---|
| Balikpapan Siap Sambut 5.000 Tamu Porpamnas 2026 untuk Dongkrak Ekonomi Daerah |
|
|---|
| Sembunyikan 2 Paket Sabu dalam Kotak Rokok, Pemuda di Balikpapan Barat Diciduk Polisi |
|
|---|
| 5 Alasan Aipda Taufik Warga Balikpapan Sukses Sabet Kalpataru Adya 2026, Merawat Pesisir Kaltim |
|
|---|
| Kebakaran Dini Hari di Balikpapan Tengah, Satu Rumah dan Dua Motor Hangus Dilalap Api |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241021_penyuluhan-kanker-payudara.jpg)